KABUPATEN SUKABUMI

DLH Kabupaten Sukabumi Akan Maksimalkan Pengelolaan Alun-alun Laut Gadobangkong Palabuhanratu

×

DLH Kabupaten Sukabumi Akan Maksimalkan Pengelolaan Alun-alun Laut Gadobangkong Palabuhanratu

Sebarkan artikel ini
DLH Kabupaten Sukabumi
Suasana alun alun laut Gadobangkong, jalan Kidang kencana, Kelurahan/ kecamatan Palabuhanrati, Kabupaten Sukabumi.

PALABUHANRATU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk memaksimalkan pengelolaan Alun-Alun Laut Gadobangkong yang terletak di Jalan Kidang Kencana, Kelurahan Palabuhanratu.

Dalam upaya tersebut, DLH akan melakukan penataan area ini agar lebih nyaman dan menarik sehingga kedepan dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung tidak hanya warga lokal namun juga warga luar kabupaten Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menjelaskan bahwa penataan ini bertujuan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang belum berfungsi optimal.

“Kami telah melakukan inventarisasi terhadap pohon-pohon yang ada, seperti Tabebuya dan pohon Ketapang, yang ditanam di area alun-alun ini,” ujarnya saat diwawancara. Jumat, (8/11).

Prasetyo juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai akar pohon pohon yang ditanam yang nantinya dapat merusak tembok. Untuk itu, pihaknya akan menggunakan teknik khusus dan melibatkan konsultan dalam proses penataan.

“Kami sedang merancang gambar penataan, termasuk memperhatikan aspek pencahayaan. Beberapa lampu yang tidak berfungsi akan diganti, dan kami akan memastikan lampu PJU tidak menghalangi tulisan Alun-Alun,” jelasnya.

Terkait penempatan pohon, Prasetyo menegaskan bahwa akan menerapkan beberapa aturan yang jelas, sehingga dapat tumbuh optimal, tidak merusak pemandangan yang ada.

“Kami akan membeli pohon berukuran tiga meter agar cepat tumbuh. Kami ingin agar penataan ini tidak hanya estetis tetapi juga fungsional,” terangnya.

Prasetyo meyakini dengan langkah-langkah yang terencana dan perhatian terhadap detail dari Alun Alun laut Gadobangkong tersebut, diharapkan akan menjadi ruang publik yang lebih baik, menarik, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung.
“Kami akan menggunakan tong atau wadah besar untuk menanam pohon,” tandasnya. (Ndi)