SUKABUMI – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sukabumi mengadakan acara pelantikan PAW Pengurus Bapena DPD PPNI Kota Sukabumi dan DPK PPNI RSUD R Syamsudin SH.
Acara ini juga diikuti dengan talkshow bertema “Perawat Kota Sukabumi Bersinergi, Membangun Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana”. Kegiatan tersebut dilangsungkan secara langsung di RSUD R Syamsudin SH, Sukabumi, pada, Jumat, (4/10/2024).
Acara ini dihadiri oleh perwakilan pengurus DPD PPNI dari seluruh Kota Sukabumi dan disaksikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji.
Dalam sambutannya, Kusmana memberikan arahan kepada para perawat di Kota Sukabumi dan secara resmi membuka kegiatan ini. Ia menekankan bahwa perawat adalah tenaga kesehatan dengan jumlah terbesar dan memiliki peran penting dalam pembangunan kesehatan di Kota Sukabumi.
“Sebanyak 2.213 suara perawat di Sukabumi adalah kekuatan yang patut diperhitungkan,” ujarnya.
Kusmana menekankan pentingnya profesionalisme dan kesejahteraan dalam menjalankan profesi perawat. “Dua hal yang harus selalu diperhatikan oleh PPNI adalah kesejahteraan dan profesionalisme. Kesungguhan dalam menjalankan pekerjaan akan membawa kita menjadi profesional, dan kesejahteraan akan mengikutinya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah PPNI dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk peran mereka dalam penanggulangan bencana.
“Secara pribadi dan kedinasan, saya sangat mendukung keterlibatan PPNI dalam mitigasi dan penanggulangan bencana, baik di Kota Sukabumi maupun di wilayah Indonesia secara lebih luas,” tambahnya.
Acara pelantikan ditutup dengan harapan agar pengurus yang baru dilantik, baik dari DPK maupun PAW, dapat menjalankan tugas dan amanah dengan baik.
Kusmana juga mendorong terbentuknya kepengurusan yang solid, kompak, serta memiliki visi yang jelas. “Buatlah rencana kerja yang mampu menjawab kebutuhan organisasi dan masyarakat,” pesannya.
Acara tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari seluruh pihak yang hadir, dengan harapan besar bahwa sinergi antar perawat dan instansi terkait dapat semakin memperkuat kesiapan dalam menghadapi bencana di Kota Sukabumi.






