KABUPATEN SUKABUMI

AJI AMSI dan IJTI Minta Pemberitaan Kekerasan Seksual Harus Perspektif Korban

×

AJI AMSI dan IJTI Minta Pemberitaan Kekerasan Seksual Harus Perspektif Korban

Sebarkan artikel ini
Sejumlah perwakilan organisasi pers dan komunitas jurnalis di Gorontalo saat melakukan rapat yang membahas pemberitaan kasus oknum guru dan murid yang viral di sosial media, Minggu (29/9). (Debby Mano)
Sejumlah perwakilan organisasi pers dan komunitas jurnalis di Gorontalo saat melakukan rapat yang membahas pemberitaan kasus oknum guru dan murid yang viral di sosial media, Minggu (29/9). (Debby Mano)

GORONTALO — Gabungan organisasi profesi jurnalis seperti AJI, AMSI, dan IJTI mengingatkan seluruh media untuk menghasilkan pemberitaan mengenai kekerasan seksual harus memiliki perspektif yang baik terhadap korban dan ramah anak.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo Wawan Akuba di Gorontalo, Minggu, mengatakan beberapa pekan terakhir, masih ada media yang menulis berita kasus kekerasan seksual yang memuat identitas korban.

Bank bjb Tandamata

“Baru-baru ini kita dihebohkan dengan video asusila oknum guru dan murid. Kami melihat dan mengamati, masih ada media atau wartawan yang kurang memperhatikan kode etik dan pedoman berita ramah anak,” kata Wawan.

Ia mengatakan momen seperti ini memang menjadi kesempatan bagi media-media khususnya daring untuk meraih pembaca yang banyak, namun begitu masih banyak juga media atau redaksi yang melanggar aturan tersebut mulai dari penayangan foto atau video, sampai pada hal-hal yang mengarah pada identitas korban, sehingga dengan mudah dikenali pembaca.

“Ini adalah hal yang dianggap sepele tapi tidak bisa disepelekan karena menyangkut identitas korban. Apalagi korban adalah siswa perempuan yang masih di bawah umur,” kata Wawan.