PALABUHANRATU – Pelaksanaan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) yang dilaksanakan jajaran TNI Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi di wilayah Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang beberapa waktu lalu resmi ditutup karena telah selesai.
Keberhasilan dari program TNI tersebut, mendapat apresiasi dari DPMD (Dinas Pemeberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Sukabumi pasalnya banyak memberikan manfaat salah satunya percepatan dalam pembangunan di desa.
Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi Gun Gun Gunardi melalui sekretaris dinas Nuryamin mengatakan, sejauh ini memang lokasi dan fokus sasaran dari TMMD adalah desa terisolir, desa perbatasan, desa kumuh.
“Tidak hanya itu sasaran dari program TMMD ini desa berprestasi, desa yang masuk program perioritas pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat dan desa lainnya yang terdampak bencana,” ungkap Nuryamin. Rabu, (28/8).
Untuk itu, Nuryamin berharap sesuai IDM (Indeks Desa Membangun) terdapat tiga dimensi yang harus dilaksanakan oleh desa, dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan, dengan adanya program TMMD tersebut dapat membantu percepatan dari IDM tersebut.
“Ada dimensi ekonomi, ekologi dan sosial, sehingga kedelan sesuai kepmendes tentang penetapan strata desa, di kabupaten Sukabumi sudah tidak ada lagi desa tertinggal,” jelasnya.
Ditegaskan Nuryamin sejauh ini pihaknya dari DPMD adalah dinas yang memfasilitasi desa sesuai kewenangan desa nya baik itu yang bersumber dari ADD, DD, Banprov atau Hibah dapat terus mendorong hal itu.
“Kami akan terus berupaya mendorong itu, membantu sebagai percepatan pembangunan terutama di desa desa yang ada di kabupaten Sukabumi,” bebernya.
“Semoga dengan telah selesainya pengerjaan dalam TMMD di desa Cicareuh masyarakat dan desa sebagai penerima manfaat dapat bersama sama menjaga saranan, prasarana yang telah dibangun agar awet,” tandasnya. (Ndi)






