PALABUHANRATU – Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat ranting pohon kering yang jatuh di musim kemarau, puluhan personel gabungan dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, melakukan pemangkasan pohon.
Tidak hanya melakukan pemangkasan dahan pohon yang sudah kering namun juga personel gabungan melakukan penebangan pohon yang sudah mati di ruas jalan nasional Palabuhanratu tepatnya di jalan Panyawelan Batu Sapi, Desa Jayanti. Selasa, (13/8).
Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Roni Haryanto, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan yang melintas di jalan raya tersebut.
“Kami melakukan penebangan pohon dan pemangkasan ranting-ranting yang kering karena khawatir bisa jatuh dan menimpa pengendara yang melintas,” ujarnya saat diwawancara Radar Sukabumi.
“Ini dilakukan tentunta agar tidak ada korban yang terkena dampak dari pohon yang mengering, kemudian jatuh dan menimpa pengendara yang melintas,” imbuhnya.
Dalam kegiatan ini, kata Roni lagi terdapat dua pohon yang kondisinya sudah mati dan kering kemudian dilakukan penebangan oleh personel, sementara satu pohon lainnya hanya dipangkas karena kondisi ranting-rantingnya untuk mencegah jatuhnya dahan yang rapuh.
Ditegaskan Roni, adapun lersonel gabungan yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari Polsek Palabuhanratu, pihak kecamatan yang dihadiri langsung oleh Camat, Damkar, Basarnas, pemerintah desa Jayanti serta masyarakat.
“Pemangkasan ini juga dibantu oleh kendaraan dari Dinas Perkim dengan tiga orang personelnya, mesin pemotong atau senso,” tegasnya.
Meski telah dilakukan oemangkasan terhadap dahan ataupun ranting ranting pohon yang sudah kering, Kompol Roni menghimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar lebih berhati-hati saat melintasi area yang dipenuhi pohon besar.
“Kami harap masyarakat lebih waspada, terutama ketika melintasi pohon-pohon yang sudah tua atau kering,” paparnya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Palabuhanratu selama musim kemarau yang berpotensi memperburuk kondisi pohon-pohon di sepanjang jalan,” sambungnya.
Sementara itu camat Palabuhanratu Deni Yudono menambahkan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang sudah mengering dilaksanakan tim gabungan, sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut kondisinya sangat mengkhawatirkan.
Bahkan, kata Deni belum lama ini sempat terjadi kecelakaan lalu lintas pengendara sepeda motor yang masih berusia pelajar terjatuh tertimpa ranting kering yang terjatuh.
“Kita berupaya melakukan yang terbaik sebagai langkah antisipasi hal serupa terjadi di kemudian hari, mudah mudahan perhatian bagi kita bersama kedepan agar selalu berhati hati dan waspada,” singkatnya. (Ndi)






