KOTA BANDUNG – Puluhan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Bandung Raya, berbondong-bondong mendatangi kantor Sekretariat PWI Provinsi Jawa Barat, Jumat ( 19/7).
Dalam aksinya, mereka menuntut PWI Pusat segera menggelar Konferensi Luar Biasa (KLB). Aksi unjukrasa tersebut, dipicu adanya kisruh di tubuh PWI Pusat bermula dari permasalahan bantuan anggaran UKW dari Forum Humas BUMN yang tak kunjung selesai. Bahkan belakangan semakin meruncing antara ketua Umum PWI dan Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat.
“Aksi ini semata-mata demi menyelamatkan organisasi. Karena Kami tidak ingin nama baik PWI terus terpuruk,” ungkap Hendra Ketua PWI Kabupaten Bandung Barat disela-sela aksi.
Sebab itu, PWI se-Bandung Raya mendesak pusat agar segera menggelar KLB. “Kami minta kepada PWI Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi ini ke pusat, KLB untuk menyelamatkan organisasi dari kehancuran,” tandasnya.
Hal senada dilontarkan Ketua PWI Kabupaten Bandung Enung Susana, permasalahan yang terjadi menunjukan carut marutnya kepengurusan PWI Pusat. “Mereka diberi amanah untuk menjalankan organisasi, tapi memberikan contoh yang tidak baik,” timpalnya.
Polemik yang terjadi di PWI Pusat, menyebabkan dampak luar biasa bagi PWI di daerah,termasuk menyebabkan nama baik PWI menjadi terpuruk. “Demi organisasi, sebaiknya Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch. Bangun legowo untuk mundur bahkan bila perlu ketua DK juga mundur,” cetusnya.
Menanggapi hal itu, Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat menyatakan turut prihatin atas apa yang terjadi di tubuh PWI Pusat. “Kami akan menyampaikan aspirasi dari rekan PWI di Bandung Raya ini termasuk dari seluruh Jawa Barat,” ucapnya.
Hilman berharap, tuntutan dari PWI tersebut segera ditindaklanjuti PWI Pusat yang mana salah satunya adalah menggelar KLB secepatnya. “Kalau tidak ditindaklanjuti, kami dari PWI Jawa Barat akan begerak,” tutupnya. ***






