SUKABUMI – Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, melakukan assessment atap rumah ambruk di Jalan Cemerlang, Kampung Kubang RT3/RW4, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik mengatakan, sebagian atap rumah milik M Sutarman ambruk pada akhir Maret 2024 lalu. Akibatnya, satu Kepala Keluarga (KK) dengan empat jiwa mengungsi.
“Saat ini kami kembali meninjau kondisi rumah warga yang sebagian atapnya ambruk. Saat ini, keluarga terdampak sudah mengungsi di rumah anaknya, karena semakin bertambahnya kerusakan rumah,” kata Novian kepada wartawan, Senin (15/7).
Selain melakukan monitoring, lanjut Novian, petugas juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan setempat. “Menurut unsur kelurahan tidak masuk program rutilahu tahun ini, karna memang kuotanya sudah penuh,” cetusnya.
Menurutnya, BPBD akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap keluarga yang terdampak. Selain itu, mereka juga akan berupaya mencari solusi terbaik agar keluarga tersebut dapat kembali menempati rumahnya dengan aman.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk menemukan solusi yang tepat dan membantu keluarga tersebut,” paparnya.
Ia mengingatkan, masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana dan melaporkan jika terjadi kerusakan rumah akibat bencana alam.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu untuk melaporkan jika terjadi kerusakan rumah akibat bencana alam, sehingga kami dapat memberikan bantuan dan pendampingan sesuai dengan kebutuhan,” tutupnya. (Bam)






