CISOLOK – Sebagai upaya tindak lanjut dari penataan kawasan objek wisata pantai Karanghawu, desa/ Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi menjelang Healthy Cities Summit 2024, belasan pedagang mulai tempati area sekitar Mezzanin Gazebo.
Pantauan dilapangan, sekitar 13 pedagang yang biasa berjualan di area trotoar sekitar pantai Karanghawu Desa Cisolok tersebut masuk dalam kelompok 13 secara serempak pindah ke area gazebo mezanin secara mandiri setelah sebelumnya bersepakat dengan jajaran forkompimcam.
Camat Cisolok Jenal Abidin sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan belasan pedagang tersebut, karena penataan yang dilakukan jajaran forkompimcam di pantai Karanghawu dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pengunjung ataupun wisatawan.
“Iya khususnya menjelang Healthy Cities Summit tahun 2024 nanti, karena dipastikan akan banyak peserta dan tentunya mereka akan menyempatkan diri mengunjungi tempat tempat wisata yang ada di kabupaten Sukabumi ini,” ujar Jenal. Jumat, (31/5).
“Alhamdulillah semua pedagang yang masuk kelompok 13 ini kooperatif dan paham, bagaimana ikhtiar upaya kita untuk meningkatkan pelayanan tadi,” imbuhnya.
Lebih lanjut Jenal menegaskan, para pedagang kelompok 13 tersebut, memang perlu mendapat apresiasi mereka merapihkan barang dagangannya secara mandiri bahkan bergotong royong bersama keluarga dan tetangga usahanya.
“Insya Allah dalam upaya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, kami akan ingin menciptakan 7 pesona di tempat wisata, keamanan, kebersihan, keindahan, ketertiban, kesejukan, keramahan dan kenangan,” jelasnya.
Saat ini, jajaran forkompimcam Cisolok, kata Jenal Abidin lagi, terus melakukan ikhtiar dengan pilar pentahelix lainnya untuk menata membantu para pedagang tidak hanya di kawasan pantai Karanghawu, namun juga di Geyser Cipanas, Cibangban dan destinasi lainnya.
“Insya Allah kedepan akan kita permanenkan 7 Pesona ini di pantai Karanghawu,” terangnya.
“Dan hari ini kami upayakan secara bertahap, semoga masyarakat pedagang memahami dan mendukung demi meningkatkan kunjungan wisatawan karena nantinya akan berpengaruh juga ke pendapatan pedagang,” bebernya. (Ndi)






