CITAMIANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, terus berupaya menggencarkan pemeliharaan taman. salah staunya, pemeliharaan rutin dilakukan di Taman Cikondang, Kecamatan Citamiang.
Kasi Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah menjelaskan, semua taman yang ada membutuhkan perawatan rutin seperti pemangkasan pepohonan, pemotongan rumput, penggantian tanaman yang mati, dan pemeliharaan infrastruktur seperti bangku taman, lampu penerangan, dan fasilitas lainnya.
“Pentingnya pemeliharaan yang baik untuk menjaga keindahan dan kebersihan taman demi kepuasan masyarakat,” kata Fajar kepada wartawan, Minggu (28/4).
Menurutnya, saat ini terdapat beberapa taman yang dikelola DPUTR diantatanya, Taman Lapdek, Alun-alun, Aspirasi, Nobar, Sugema, Cikondang dan Taman Urang. “Tahun ini, anggaran pemeliharaan taman hanya Rp600 juta. Namun, dengan keterbatasan anggaran kami akan berupaya mengoptimalkannya,” ucapnya.
Ia menerangkan, pemeliharaan taman sangat penting untuk menjaga keindahan dan kebersihan Kota Sukabumi. Terlebih, taman merupakan tempat rekreasi favorit bagi masyarakat dan menjadi paru-paru hijau di tengah pusat kota.
“Kami berharap dengan anggaran sebesar Rp600 juta, kami dapat menjaga keindahan taman dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Taman ini merupakan aset kota dan juga menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas bagi masyarakat Sukabumi,” paparnya.
Selain pemeliharaan taman, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kebersihan. “Kami berharap dengan anggaran yang ada saat ini, pemeliharaan taman dapat optimal,” harapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kabid Tata Bangunan Jasa Konstruksi dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, M Sahid menjelaskan, saat ini terdapat beberapa taman yang dikelola DPUTR diantatanya, Taman Lapdek, Alun-alun, Aspirasi, Nobar, Sugema, Cikondang dan Taman Urang.
“Tahun ini, anggaran pemeliharaan taman hanya Rp600 juta. Namun, dengan keterbatasan anggaran kami akan berupaya mengoptimalkannya,” kata Sahid kepada Radar Sukabumi, beberapa waktu lalu.
Sahid menerangkan, semua taman yang ada membutuhkan perawatan rutin seperti pemangkasan pepohonan, pemotongan rumput, penggantian tanaman yang mati, dan pemeliharaan infrastruktur seperti bangku taman, lampu penerangan, dan fasilitas lainnya.
“Pentingnya pemeliharaan yang baik untuk menjaga keindahan dan kebersihan taman demi kepuasan masyarakat,” terangnya.
Menurutnya, pemeliharaan taman sangat penting untuk menjaga keindahan dan kebersihan Kota Sukabumi. Terlebih, taman merupakan tempat rekreasi favorit bagi masyarakat dan menjadi paru-paru hijau di tengah pusat kota.
“Kami berharap dengan anggaran sebesar Rp600 juta, kami dapat menjaga keindahan taman dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Taman ini merupakan aset kota dan juga menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas bagi masyarakat Sukabumi,” paparnya.
Selain pemeliharaan taman, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kebersihan. “Kami berharap dengan anggaran yang ada saat ini, pemeliharaan taman dapat optimal,” harapnya. (Bam)






