SUKABUMI – Satu unit rumah warga milik Mak Ii (66) di Kampung Cireundeu Peuntas, RT03/RW 06, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar akibat tersambar petir.
Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Kamis (25/04) sekira pukul 21.00 WIB ini, terjadi saat di wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.
“Saat hujan deras, petir menyambar rumah warga yang mengakibatkan satu rumah milik warga atas nama Mak Iip mengalami kebakaran,” Daeng kepada Radar Sukabumi pada Jumat (26/04).
Rumah milik Mak Ii, hangus terbakar dilalap si jago merah hingga nyaris rata dengan tanah. Lantaran, sambaran petir yang mengenai instalasi listrik rumah warga, menimbulkan percikan api yang terus membesar, sehingga terjadi kebakaran. “Iya, akibatnya bangunan rumah milik Mak Ii dan seluruh isinya habis terbakar,” bebernya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya saja rumah milik Mak Ii mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat. Bukan hanya itu, akibat kejadian tersebut juga telah mengakibatkan sekitar 17 Kwh listrik yang tersebar di 17 rumah warga yang ada di wilayah kampung tersebut, mengalami pemadaman.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Sebab, saat kejadian Mak Ii sedang diluar rumahnya,” bebernya.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Nagrak, langsung bergegas ke lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Girijaya, PLN, Damkar, dan URC PB Desa Girijaya, guna assessment ke lokasi kejadian.
“Untuk kebutuhan yang mendesak saat ini yang diperlukan oleh keluarga korban, berupa material bangunan dan perbaikan jaringan listrik. Rumah korban diisi oleh 1 Kepala Keluarga (KK) yang dihuni oleh 2 jumlah jiwa. Yakni, Mak Ii dan satu orang anaknya. Sementara, untuk suaminya bernama Pak Hanan sudah lama meninggal dunia,” pungkasnya. (Den)






