SUKABUMI — Menjelang pilkada di Kabupaten Sukabumi, partai Golkar hingga kini belum menentukan siapa calon yang akan diusungnya nanti dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024.
Hal itu diungkapkan sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, untuk pencalonan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024 atau pilkada nanti sejauh ini masih dinamis, pihaknya masih menunggu keputusan dari partai siapa yang akan di calonkan nantinya.
“Ya dinamis lah, dan semua itu keputusan ada di partai, tentu partai akan memutuskan yang terbaik,” ujar Budi Azhar.
Saat ini, kata Budi Azhar jajaran DPD Partai Golkar kabupaten Sukabumi masih melakukan dan membuka penjajakan atau komunikasi komunikasi dengan ketua ketua partai lain, karena meskipun partai golkar kemarin dalam pileg 2024 yang di gelar 14 Februari lalu menjadi pemenang dengan raihan 10 kursi DPRD kabupaten Sukabumi.
Namun begitu, lanjut Budi Azhar partai Golkar tidak akan melangkah sendiri dan perlu koalisi untuk memperkuat atau menambah kekuatan guna mencapai kemenangan yang lebih besar.
“Saya kira komunikasi komunikasi itu dilakukan, tentunya juga akan dilakukan penjajakan penjajakan, golkar dengan partai mana kita akan koalisi, meskipun partai Golkar hari ini bisa mandiri dengan 10 kursi ini,” jelasnya.
“Karena persyaratan nya 20 persen dari kursi yang ada, 50 kursi 20 persennya 10 kursi, jadi partai Golkar bisa memajukan tetapi kalau saya pikir dalam pilkada ini memerlukan koalisi untuk menambah tenaga lebih besar untuk perjalanan kemenangan,” imbuhnya.
Adapun koalisi yang nantinya akan diberlakukan, Budi berharap dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah kota dan kabupaten masing masing, yakni ditentukan oleh DPD partai Golkar di daerah masing masing.
“Tapi ya, bisa mungkin koalisi nasional bisa mungkin koalisi didaerah, kan dinamis kalau pilkada ini tidak dipastikan, oh bahwa pilkada pasti koalisi nasional, tidak dengan yang lain, dinamis saya kira,” terangnya.
“Untuk nama nama yang pasti di usung, itu hal teknis nanti bisa ditanyakan kepada ketua DPD partai Golkar Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.(ndi/d).






