SUKABUMI — Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Sukabumi serahkan dana Infaq dan shadaqah yang digalang dari Guru dan Pelajar Raudhatul Athfal kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi.
Infak dan Shadaqah ini diserahkan oleh Ketua Pimpinan Daerah IGRA Kabupaten Sukabumi, Nia Nurhasanah, diterima langsung Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma di Gedung 1000 Baznas Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/04/2023).
Unang Sudarma menyatakan apresiasi kepada IGRA yang telah berkontribusi dan bersinergi mendukung seluruh program Pemerintah Daerah melalui Baznas Kabupaten Sukabumi.
“Hari ini Baznas mendapatkan dana infak dari IGRA dibawah pimpinan dari Ibu Nia Nurhasanah, ini tentunya sangat membanggakan karena sesuai dengan arahan dari bapak Bupati Sukabumi bahwa anak TK tidak hanya dilatih belajar manasik haji tetapi juga dilatih untuk menjadi orang kaya,” ungkap Dr Unang Sudarma, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/04).
Lanjut Unang Sudarma memaparkan, salah satu cara untuk melatih anak menjadi orang kaya adalah membiasakan diri tangan di atas, sesuai hadis Nabi bahwa tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.
Lebih jauh kepala Baznas Kabupaten Sukabumi menambahkan, konsep dalam hadis Nabi tersebut selanjutnya kekinian diterjemahkan oleh para Ulama sebagai upaya pemberdayaan dalam meningkatkan semangat entrepreneurship.
“Dengan membiasakan tangan di atas, adalah bagaimana mempersiapkan anak anak itu nantinya menjadi calon Agnia, Pengusaha, yang bisa bermanfaat besar bagi masyarakat,” beber Unang Sudarma.
Unang Sudarma menyebut, IGRA menjadi salah satu lembaga penyumbang infak yang cukup besar kepada Baznas Kabupaten Sukabumi. Tidak hanya menyalurkan infaq yang relatif besar, IGRA menjadi lembaga yang konsisten setiap tahun mendistribusikan infaq, shadaqah kepada Baznas Kabupaten Sukabumi.
“Kita acungi jempol kepada IGRA karena mereka merupakan lembaga yang konsisten dan istiqomah dalam menyalurkan infaknya ke Baznas Kabupaten Sukabumi,”
“Semoga semua lembaga pendidikan, maupun keagamaan bisa mengajak masyarakat sekaligus menjadi contoh uswah bagaimana mengelola dana zakat infaq shadaqah secara lebih profesional dan lebih berdaya guna, karena jika disalurkan melalui Baznas kita bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sukabumi,” ungkap Unang Sudarma.






