Hal senada diungkap Nia Nurhasanah, menurutnya infak shadaqah menjadi program akhlakul karimah di seluruh Raudhatul Athfal se-kabupaten Sukabumi. “Kami IGRA Kabupaten Sukabumi selalu rutin setiap tahun seperti ini menyerahkan infak ke Baznas. Jadi salah satu pembiasaan akhlakul karimah di RA adalah membiasakan infak dan shadaqah untuk murid,” ungkap Nia.
Lanjut Nia, pengelolaan infak dan shadaqah dikelola oleh IGRA untuk selanjutnya diserahkan ke Baznas agar dana umat ini bisa dikelola secara profesional dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Kami menyampaikan kepada guru-guru bila infak shadaqah ini hanya dikelola oleh Sekolah mungkin manfaatnya hanya bisa dirasakan keluarga besar sekolah, tapi jika infak diserahkan ke Baznas maka manfaatnya bisa di rasakan oleh masyarakat se-kabupaten Sukabumi jadi lebih luas lagi,” tukasnya.
“Respon luar biasa dari guru dan anak-anak RA. Mudah mudahan bermanfaat untuk umat dan masyarakat Sukabumi,” pungkas Nia Nurhasanah.(*)






