PALABUHANRATU – Tidak kunjung dilakukan pembongkaran secara mandiri oleh pemilik, puluhan personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi tertibkan bangunan warung, musola dan kamar mandi di sekitar area Gadobangkong, Jalan Kidang Kencana, Kelurahan/ kecamatan Palabuhanratu.
Penertiban dilakukan puluhan satpol pp terhadap bangunan disekitar area gadobangkong tersebut karena lokasinya akan dijadikan sarana penunjang yakni area lahan parkir yang hingga kini masih dalam pengerjaan.
Kepala bidang penegak perda pada Satpol PP Yuseh Wahyu Kodara mengatakan penertiban terhadap bangunan tersebut menurutnya sudah sesuai dengan SOP yakni sebelumnya telah melayangkan surat sosialiasi, surat peringatan ke satu, ke dua hingga ke tiga.
“Kita bekerja sesuai SOP sebagaimana surat yang dilayangkan dari Dishub, kita melakukan SOP berupa peringatan 1 ke 2 dan 3 selama 21 hari, dan yang bersangkutan tidak melakukan sebagaimana mestinya yang sudah di perjanjikan oleh yang bersangkutan,” ujar Wahyu. Selasa, (12/12).
“Sehingga hari ini sesuai dengan perintah pimpinan kita lakukan eksekusi penertiban terhadap salah satu bangunan warung dengan pembongkaran,” sambungnya.
Dijelaskan Wahyu Godara, penertiban dengan pembongkaran sendiri, melibatkan personil dari tim gabungan kurang lebih sekitar 60 orang, diantara personel Satpol PP 30 ditambah personel dari organisasi perangkat daerah termasuk personel dari dinas Perkim, Kesbangpol dan TNI, Polri.
“Jadi kedepannya sesuai rencana lokasi ini penunjang ruang terbuka hijau Gadobangkong, nah ini disini untuk area sarana parkir,” jelasnya.
Penertiban dengan pembokaran terhadap bangunan salah satu warung, kata Wahyu lagi merupakan bangunan kedua setelah sebelumnya beberapa waktu lalu bangunan kantor UPTD dinas Perhubungan juga dilakukan hal yang sama.
“Untuk penunjang sarana parkir ada dua bangunan yang di bongkar pertaman kanto UPTD Dishub lebih dahulu di bongkar kemarin. Kemudian sesuai SOP karena terdapat bangunan warung dimiliki pihak ke tiga yang ada di area tersebut, dan pihaknya memberikan waktu selama 21 hari.
“Yang hari ini di bongkar ada satu bangunan utama warung, satu bangunan musola dan kamar mandi,” terangnya. (Ndi)






