PALABUHANRATU – Jelang memasuki masa kampanye, sejumlah persiapan terus dilakukan jajaran panitia pengawas pemilu 2024 kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dalam mengawal pelaksaannya agar tidak terjadi pelanggaran.
Salah satunya persiapan yang dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi kepada jajaran PKD (Pengawas Kelurahan Desa), yang di kemas dalam kegiatan publikasi dan dokumentasi persiapan pengawasan distribusi logistik bersama tidak hanya PKD, namun juga awak media serta tokoh masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula rapat kantor kecamatan Palabuhanratu, jalan KH. Anwari, Desa Citepus, ketua Panwascam Palabuhanratu Diki Permana menghimbau dan mengajak seluruh jajaran pengawas kelurahan desa, tokoh masyarakat serta awak media untuk bersama mengawasi setiap tahapan pemilu tidak hanya di masa kampanye baik pilpres maupun pileg.
Juga, kata Diki pengawasan perlu dilakukan dalam tahapan tahan lain seperti penyaluran logistik, hingga proses pemilihan nantinya yang akan berlangsung di bulan Februari 2024 nanti.
“Ini kami lakukan agar tercipta Demokrasi yang bermartabat, sehingga hari kami melaksanakan kegiatan dokumentasi dan edukasi kepada rekan rekan seluruh PKD terkait masa kampanye akan dilaksanakan pada tanggal 28 November – 10 Februari 2024 nanti,” ujar Diki. Minggu, (26/11).
Adapun sasaran pengawasan dalam masa kampanye nanti, lanjut Diki mencegah netraliras ASN (Aparatur Sipil Negara) agar dimasa kampanye tidak terlibat termasuk kepala Desa.
Sejauh ini, kata Diki lagi kelurahan Palabuhanratu paling riskan terjadi pelanggaran pelanggaran, pasalnya calon anggota legislatif untuk daerah pemilihan satu paling banyak berdomisili di kelurahan Palabuhanratu terlebih sebagai pusat ibu kota.
“Untuk saat ini sudah sesuai yang diharapkan belum terjadi pelanggaran, karena yang paling banyak itu caleg yang berasal dari Kelurahan Palabuhanratu,” jelasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan rapat kordinasi dan sosialisasi bersama tersebut, Diki berharap dalam pelaksanaan pemilu 2024 nanti di wilayah Palabuhanratu dapat berlangsung dengan baik.
“Sekali lagi kami mengajak semua pihak untuk berkontribusi menjaga integritas dan netralitas dalam proses demokrasi ini, mudah mudahan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran semua pihak, terkait tanggung jawab dalam menjaga netralitas dan menciptakan lingkungan yang kondusif menjelang dan selama masa kampanye, hingga proses pemilihan,” tandasnya (Ndi)






