KABUPATEN SUKABUMI

Musim Hujan, Pemdes Sukalarang Sukabumi Bersihkan Tumpukan Sampah

×

Musim Hujan, Pemdes Sukalarang Sukabumi Bersihkan Tumpukan Sampah

Sebarkan artikel ini
Desa Sukalarang
Warga dan Pemdes Sukalarang saat membersihkan sampah di pinggir jalan nasional Sukabumi -Cianjur.

SUKABUMI – Memasuki musim hujan, pemerintah Desa Sukalarang, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, menggelar aksi bersih-bersih sampah pada Jumat (17/11).

Kegiatan yang dinamakan aksi Jumsih atau Jumat Bersih ini, sengaja dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan penyakit yang dapat ditimbulkan akibat dari tumpukan sampah di musim hujan.

Bank bjb Tandamata

Kepala Desa Sukalarang, Ece Suryadi kepada Radar Sukabumi mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut diikuti oleh warga setempat yang turut berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan mereka.

“Aksi bersih-bersih ini merupakan sebuah intruksi dari  pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, diharapkan bahwa seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Sukalarang, agar masyarakat dapat peduli akan sampah,” kata Ece kepada Radar Sukabumi pada Jumat (17/11).

Dalam kegiatan pembersihan tersebut, semua jenis sampah diambil dan diangkut dari lingkungan masyarakat menuju tempat pembuangan akhir sampah. Pemerintah Desa Sukalarang berharap dengan adanya kegiatan gotong royong ini, lingkungan akan menjadi lebih bersih dan terjaga kesehatannya.

“Alhamdulillah dengan adanya gerakan jumat bersih ini, Desa Sukalarang menggelar aksi bersih-bersih sampah. Pertama melakukan bersih jalan desa di Kampung Jalur Sukalarang – Cidadap dan membersihkan sampah di dekat jembatan jalur nasional Sukabumi-Cianjur bersama Danramil, Camat, Ketua BPD dan semua perangkat desa,” tandasnya.

Tumpukan sampah yang terkumpul mayoritas berasal dari sisa-sisa makanan, plastik, kertas, dan botol bekas yang masih bisa didaur ulang.

Masyarakat diingatkan untuk membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah, seperti di tempat sampah yang tersedia atau tempat pembuangan akhir sampah guna mencegah kerusakan lingkungan dan mencegah timbulnya penyakit.

“Kebanyakan, tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang ruas jalan raya nasional, tepatnya dekat jembatan dekat kantor desa itu, sampah buangan dari para pekerja buruh pabrik,” bebernya.

Pemerintah Desa Sukalarang sudah berupa maksimal dan meningkatkan seluruh warganya agar dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Namun, upaya tersebut tidak akan terwujud tanpa kerjasama yang baik dengan semua pihak.

“Iya, biasanya setiap pagi hari, tepatnya saat jam masuk kerja buruh pabrik, mereka itu sering membuang sampah di pinggir jalan. Iya, mungkin ditempat tinggal atau ditempat kontrakan maupun tempat kostan-nya, tidak disediakan tempat pembangunan sampah. Sehingga mereka membuangnya ke sini,” pungkasnya. (Den)