SIMPENAN – Diduga kesal gara gara tidak dikasih saat minta uang ke ibunya, seorang pemuda 24 tahun berinisial AG warga kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi tega bakar rumah.
Saat ini pemuda yang tega membakar rumah ibu kandungnya tersebut telah diamankan jajaran kepolisian untuk dilakukan penahanan setelah pihak keluarga melaporkan aksi nekatnya ke Polres Sukabumi. Rabu, (22/8) kemarin.
Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Dian Pornomo, saat ini jajarannya masih fokus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap AG.
‘”Kita sudah tangkap dan tahan untuk proses penyidikan, penetapan tersangka, untuk info selanjutnya nanti aku lapor beliau dulu (pimpinan -red) menunggu,” singkatnya.
Sementara itu paman dari AG yakni Adi Sukahdi (41) saat diwawancara mengatakan sebelum peristiwa pembakaran dilakukan, awalnya AG pagi hari sekitar pukul 09 WIB datang ataupun pulang dari Jakarta dan tiba tiba meminta uang Rp 500ribu ke ibunya, namun saat itu tidak dikasih karena orang tuanya tidak mempunyai uang, kemudian AG datang kembali sore hari sekitar pukul 15.00 – 15.30 WIB.
“Sekitar jam 9 pagi datang gak dikasih, waktu asar ke rumah lagi engga dikasih uang sama ibunya, karena engga punya uang, langsung beli bensin langsung rumah dibakar,” ungkapnya.
“Sama saya sudah ditahan, malah ke saya juga sama anak saya waktu itu mau menyerang mau nusuk, dia datang semua di rumah disiram, barang dihancurin di rumah, toren penampungan air punya orang juga dirusak,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, kata Adi lagi, AG sempat mengancamnya sambil berlari bahwa rumahnya juga akan dibakar dan membunuhnya, sebelum akhirnya AG kabur dan berhasil diamankan di sekitar kampung Benteng, Desa Jayanti kecamatan Palabuhanratu dan diserahkan ke polisi.






