PENDIDIKAN

Siswa SMK Mendapat Beasiswa dan Bantuan Sarpras dari PT HMMI, Presdir: Kami Berikan yang Terbaik

×

Siswa SMK Mendapat Beasiswa dan Bantuan Sarpras dari PT HMMI, Presdir: Kami Berikan yang Terbaik

Sebarkan artikel ini
Kadisdik Jabar
Kadisdik Jabar Wahyu Mijaya saat menerima secara simbolis bantuan mobil praktik Stargazer untuk SMK. (foto: Ist/ Disdik Jabar)

BEKASI – Pihak PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) memberikan beasiswa pendidikan kepada 25 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).

Penyerahan beasiswa itu secara simbolis dilaksanakan pada acara pembukaan Hyundai Academy Course (HAC) 2023 di SMK Ananda Mitra Industri Deltamas, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/8/2023).

Bank bjb Tandamata

Selain dari pihak perusahaan (PT HMMI), dalam acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Wahyu Mijaya selaku Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Selain beasiswa, PT HMMI juga memberikan bantuan sarana/prasarana (Sarpras) belajar dan pelatihan siswa, donasi 10 mobil untuk pembelajaran serta 75 kursi dan meja belajar.

Menurut Presiden Direktur (Presdir) PT HMMI Indonesia, Lee Bong Kyu, program ini merupakan kontribusi perusahaannya melalui pendidikan.

“Kami harap bisa terus berkontribusi melalui kegiatan yang sejalan dengan visi kami. Kami selalu berikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Lee, dikutip dari laman Disdik Jabar.

Kemudian, selaku pembina Hyundai Academy Course 2023, Ade Mahendra, mengatakan, bahwa visi CSR ini adalah “Progress to Humanity”

Ditambahkannya, bahwa pihak PT HMMI tentunya mengedepankan empat aspek, yaitu edukasi, beasiswa, rekrutmen dan donasi.

“Kami pastikan penyerapan tenaga kerjanya sesuai dengan tujuan pemerintah untuk mengurangi jumlah pengangguran terbuka,” ujar Ade.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afrianysah Noor memberikan apresiasi kepada PT HMMI atas langkah tersebut.

Ia pun meyakini, kerja sama tersebut semakin menambah semangat untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkompeten.

Sehingga, tambah dia, ketika sudah lulus pendidikan bisa langsung bekerja di dunia usaha/industri. “Investasi dari perusahaan harus berdampak positif untuk anak bangsa,” terangnya.

Ia juga menegaskan, CSR tidak selalu fokus pada pemberian barang atau sarana dan prasarana, tetapi harus bisa meningkatkan kualitas SDM, pungkasnya. (*/Roni)