CIBEUREUM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengajak para pemuda untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan di Kota Sukabumi, salah satunya ikut terjun melakukan aktivitas pertanian dengan potensi yang dimiliki.
“Kami berharap, anak muda Kota Sukabumi siap menjadi petani yang milenial,” ujar Fahmi disela-sela penanaman bawang merah di Kelompok Tani Makmur Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Rabu (23/8).
Menurut Fahmi, penanaman bawang merah ini jadi bagian menjaga ketahanan pangan. Selain walikota hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Adrian Hariadi dan KTNA.
“Kami sengaja dalam gerakan tanam bawang merah ini dengan melibatkan para anak muda. Agar anak-anak muda tidak alergi dengan pertanian,” katanya.
Menurut Fahmi, upaya ini sebagai regenerasi petani tidak hanya yang tua saja. Melainkan anak muda ikut tertarik untuk bergerak di sektor pertanian.
Fahmi menerangkan, komoditas bawang merah tengah dikembangkan di Kota Sukabumi. Harapannya Sukabumi jadi salah satu sentra bawang merah. Nantinya tambah Fahmi, produksi bawang merah lokal bisa memenuhi kebutuhan warga di Kota Sukabumi. Hal ini bisa menekan inflasi ketika terjadi kekurangan pasokan bawang di pasaran.
Sebelumnya, orang nomor satu di Kota Sukabumi itu pun mengikuti panen padi IP400 di kelompok tani (Poktan) Seroja Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum.
“Upaya panen ini dengan padi IP400 jadi inovasi dalam menjaga ketahanan pangan. Di isisi lain petani mewaspadai percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol,” tegas Fahmi.
Hal ini berpotensi alih fungsi lahan pertanian menjadi yang lain. Jika areal masuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak boleh berubah fungsinya sebagai lahan pertanian.
Menurut Fahmi, petani melakukan inovasi salah satunya IP400. Dengan IP 400 biasanya panen dua hingga tiga kali setahun kini bisa empat kali panen.
Sehingga bisa menjaga ketahanan pangan. “Saya tidak ingin IP400 booming hanya sekali tapi harus berkelanjutan,” pinta dia.
Intinya berupaya ikhtiar menjaga dalam rangka ketahanan pangan maka IP400 salah satu inovasinya, pungkas Wali Kota Sukabumi. (why)






