SUKABUMI – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 2023 Kelompok 2 melaksanakan kegiatan pengenalan lingkungan hidup di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi pada, Jumat (21/7/2023).
Kegiatan yang berbentuk lokakarya awal melalui sosialisasi dihadiri oleh Lurah Cipanengah Ujang Sobandi A.Md.L.L.A.J.,S.AP, serta peserta dari sosialisasi diikuti oleh ketua RT/RW, ketua PKK, ketua karang taruna, ketua pemuda serta perwakilan masyarakat lain yang berada di kawasan Kelurahan Cipanengah.
KKN-T Kelompok 2 UMMI beranggotakan 15 orang yang diketuai oleh Geraldi Muhammad Heagle beserta anggotanya yaitu Abdullah Zaid Zarkasyi, Akbar Nugraha P, Denisa Dwina Azzahra, Eliesa Zahra Septiani, Elsa Sulistiya Putri, Fajar Hamzah Kosasih, Genardy Yusufiraldin, Moh. Taopik, Muhammad Fakhry Ramdhani, Putri
Aliya Siti Nurbaeti, Restu Nurafni, Silvia Nur Rahman, Siti Salwa Salsabila Anwar dan Syahran Faruq Dzulqarnain. Serta dosen pembimbing lapangan yaitu Arfatul Makiyah, S.Pd.M.Kes.
Ketua KKN-T Kelompok 2 Geraldi Muhammad Heagle mengatakan, kegiatan lokakarya awal merupakan kegiatan dalam bentuk presentasi program kerja kelompok 2 KKN-T UMMI di Kelurahan Cipanengah. Isu lingkungan hidup merupakan salah satu isu strategis yang terkait dengan pendidikan, ekonomi, kemiskinan, penyelamatan ekosistem, perubahan iklim dan pemanasan global.
Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Limbah Organik Dan Anorganik Guna Meningkatkan Nilai Ekonomi Dan Produktivitas yang Inovatif di Kelurahan Cipanengah” tersebut terdapat 11 program kerja yang akan dilaksanakan. Dari 11 prorgam kerja tersebut empat program kerja primer dan tujuh program kerja sekunder.
“Program kerja primer diantaranya sosialisasi pendidikan lingkungan, pembentukan pos lingkungan hidup, pembentukan Sedekah Sampah, pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga organik (pupuk liquid POC) dan anorganik (Ecobrick),” terangnya kepada Radar Sukabumi.
Sedangkan untuk program kerja sekunder, lanjut Geraldi menambahkan diantaranya edukasi melalui pengajian bertema lingkungan, mengajar ngaji anak, kegiatan minggu pagi (Operasi Semut), kegiatan jambore POSREM (Posyandu Remaja), bersih-bersih sungai, penanaman pohon dan pembinaan keorganisasian secara berkelanjutan.
Adapun target dari kegiatan ini diharapkan masyarakat di Kelurahan Cipanengah memiliki kesadaran dan pemahaman mengenai isu lingkungan, masyarakat di Kelurahan Cipanengah dapat mengelola sampah dengan adanya pos lingkungan hidup yaitu berupa Sedekah Sampah dan masyarakat di Kelurahan Cipanengah mampu menciptakan produk inovatif dari sampah organik dan anorganik.
Acara pun dilanjut dengan pemberian materi ke dua yang disampaikan oleh Neneng Nurbaeti, S.Pi., M.Si tentang Manajemen Sampah. Penyampaian materi berfokus pada manajemen sampah melaui pengeloaan sampah untuk meningkatkan nilai ekonomi dan produktivitas yang inovatif.
Lokakarya Awal KKN-T Universitas Muhammadiyah Sukabumi berlangsung khidmat dan interaktif antara pemateri dan peserta oleh perwakilan masyarakat di Kelurahan Cipanengah dan menjadi momentum solidaritas dari kalangan masyarakat tersebut untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi mahasiswa yang sedang melakukan KKN-T di Kelurahan Cipanengah.
Kegiatan lokakarya awal berjalan lancar dan interaktif anara pemateri dan peserta. Setelah materi disampaikan, diharapkan agar peserta mampu memahami pentingnya lingkungan hidup terutama dalam manajemen sampah sehingga sampah dapat dikelola dengan baik. Oleh karena itu kegiatan lokakarya awal ini sangat berpotensi pemanfaatannya bagi masyarakat terutama adanya kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan.(adv/wdy)






