JAKARTA – Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan (Penda) tahun ini menyelenggarakan survei integritas siswa. Survei akan dilakukan di 34 provinsi.
“Survei ini akan mengukur keberhasilan pendidikan dalam pengembangan karakter siswa,” kata Kapuslitbang Penda Amsal Bakhtiar dalam rapat persiapan pelaksanaan survei integritas di Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan bulan April-Mei 2018.
Menurut Amsal, persoalan integritas siswa menjadi perhatian publik seiring munculnya problem pendidikan, baik tawuran, pemerasan, narkoba hingga pergaulan bebas.
Banyak sekolah ditengarai kurang memperhatikan perkembangan perilaku siswa yang terkait dengan kejujuran akademik, tanggung jawab, serta religiusitas.
“Selama ini, integritas peserta didik masih banyak dilihat hanya pada aspek akademik yang tereduksi dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN).
Ukuran yang digunakan masih terfokus kepada frekuensi kecurangan dalam UN maupun kebocoran soal dalam UN,”ujar Amsal.



