KOTA SUKABUMI

Warga Sukabumi Waspada Diare Pasca Lebaran

×

Warga Sukabumi Waspada Diare Pasca Lebaran

Sebarkan artikel ini
Drg Wita Darmawanti
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti

SUKABUMI– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, mewanti-wanti warga agar tetap waspada terhadap potensi penyakit diare yang kerap ngintai pasca lebaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, drg Wita Darmawanti mengatakan, diare bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang terpapar bakteri. Gejala diare yang muncul seperti, sakit perut, feses yang cenderung padat, kram perut, hingga meningkatkan frekuensi buang air besar (BAB).

Bank bjb Tandamata

“Ya, karena kebiasaan makanan dipanaskan berulang sehingga ini dapat menimbulkan penyebab diare,” kata Wita kepada Radar Sukabumi, Selasa (25/4).

Kendati demikian, lanjut Wita, sejauh ini Dinkes belum menerima adanya laporan terkait penyakit diare tersebut sehingga dinyatakan Kota Sukabumi masih aman. “Sejauh ini belum mendapat laporan dari Puskesmas, sehingga masih aman,” ucapnya.

Tak hanya diare, Wita menernagkan, penyakit lainnya juga perlu diwaspada. Semisal, flu dan batuk. Pasalnya, minuman yang disajikan saat lebaran biasanya cenderung manis dan dingin.

Meskipun menyegarkan, minuman ini bisa menyebabkan flu dan batuk jika dikonsumsi secara berlebihan. “Sehingga harus mengkonsumsi makanan yang seimbang dan sehat,” ujarnya.

Sebab itu, Wita meminta, agar warga dapat meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai penyakit.

“Meskipun sedang merayakan lebaran, jangan lupa untuk menyempatkan olahraga ringan setidaknya 30 menit di pagi atau sore hari. Olahraga dan menjaga pola makan saat lebaran bisa mengurangi risiko masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, sampai berat badan naik,” pungkasnya. (bam)