BERITA UTAMAEKONOMI

Harga Sembako di Sukabumi Mulai Naik, Siap-siap Bikin Pening

×

Harga Sembako di Sukabumi Mulai Naik, Siap-siap Bikin Pening

Sebarkan artikel ini
Harga-Sembako-Sukabumi-Naik

SUKABUMI – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, sejumlah harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Tipar Geude dan Pelita Kota Sukabumi mulai merangkak naik. Hal itu terjadi akibat meningkatnya permintaan dari konsumen.

Dari data yang tercatat Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, beberapa Bapokting yang saat ini mengalami peningkatan harga diantaranya, Cabe rawit hijau naik dari Rp 35.000 jadi Rp 40.000, Bawang merah Jawa dari Rp 32.000 jadi Rp 34.000 dan Bawang Bombay dari Rp 35.000 jadi Rp 40.000 perkilogram.

bank BJB

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki mengatakan, peningkatan harga ini sudah terjadi beberapa hari terakhir.

“Saat ini beberapa komuditas cabai dan bawang sudah mengalami peningkatan harga menjelang Idul Fitri,” kata Rifki kepada Radar Sukabumi, Selasa (12/4).

Rifki menyebutkan, peningkatan harga terjadi akibat permintaan konsumen mengalami lonjakan sementara jumlah pasokan menurun. Hal itu, berdampak terhadap perubahan harga Bapokting.

“Apalagikan menjelang Idul Fitri, permintaan konsumen meningkat sehingga itu berdampak terhadap harga,” sebutnya.

Rifki memprediksi, peningkatan harga bakal terus terjadi hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.

“Biasanya H-7 harga sudah pada melambung, terutama daging ayam, sapi dan lainnya. Sebab itu, setiap hari petugas saat ini teus berupaya melakukan pemantauan untuk memastikan jumlah pasokan aman,” bebernya.

Meski begitu, ada pula beberapa Bapokting yang saat ini mengalami penurunan harga. Seperti, Cabe merah besar lokal dari Rp 40.000 jadi Rp 35.000, Cabe rawit merah dari Rp 55.000 jadi Rp 50.000, Cabe rawit hijau dari Rp 40.000 jadi Rp 35.000 perkilogram.

“Jadi tidak semuanya meningkat, karena saat ini ada juga Bapokting yang mengalami penurunan harga,” terang Rifki.

Sementara, sambung Rifki, dari pantauan petugas beberapa harga Bapokting lainnya masih dalam kondisi normal. Misalnya saja, Beras ciherang Cianjur 1 dibandrol seharga Rp 12.500, Beras Ciherang Cianjur ll Rp 12.200, Beras Ciherang Sukabumi Rp 12.000, Beras premium kelas I Rp 11.000perkilogram, Medium lokal terendah Rp 10.800 perkilogram.

“Sedangkan, harga Daging sapi Rp 120.000, Daging sapi Has luar Rp 130.000, Daging sapi Has dalam Rp 135.000, Daging sapi Bistik Rp 130.000, Daging sapi Brisket Rp 130.000, Daging Tetelan Rp 50.000, Daging beku atau Boks Rp 110.000 sampai Rp 120.000 perkilogram,” pungkasnya.

Sementara itu, Disdagin Kabupaten Sukabumi mengklaim stok Bapokting pada pertengahan bulan suci Ramadan dinilai stabil. Subkoordinator Ketersediaan dan Pengendalian Harga Barang pada Disdagin Kabupaten Sukabumi, Usep Suhendi mengatakan, berdasarkan update data dan harga Bapokting di 12 titik pasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi, saat ini masih stabil.

“Sampai sekarang sejumlah harga Bapokting di 12 titik pasar secara umum hasil dari pemantauan dari hari sebelumnya masih stabil,” kata Usep kepada Radar Sukabumi pada Rabu (12/04).

Berdasarkan rekapitulasi Disdagin Kabupaten Sukabumi, hasil pemantauan harga Bapokting pada 12 April 2023, harga beras medium di pasaran dibandrol Rp11 ribu per kilogram, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, gula merah kelapa Rp17.500 per kilogram, gula merah aren Rp20 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp16 ribu per kilogram, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, kacang kedelai lokal Rp12 ribu per kilogram, daging sapi kwalitas 1 Rp140 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp35 ribu per kilogram, telur ayam broiler Rp29 ribu per kilogram. “Kalau pun ada kenaikan itu masih dinilai wajar yah,” imbuhnya.

Selain harga stabil, pasokan kebutuhan sembako juga akan mencukupi untuk ketersediaan selama Ramadan.

Menurutnya, pemantauan ketersediaan dari seluruh komoditi barang kebutuhan pokok yang dipantau, pada prinsipnya tidak mengalami kelangkaan ketersediaan dan dalam kondisi cukup aman. Sehingga masyarakat masih bisa mengakses dan mendapatkan dengan mudah.

“Insya Allah, stok untuk kebutuhan sembako pada bulan puasa ramadan tahun ini, akan aman. Karena, stoknya mencukupi,” pungkasnya. (bam/den/t)