Pemerintah Kota Sukabumi

Koperasi Aktif di Kota Sukabumi Hanya 50 Persen 

×

Koperasi Aktif di Kota Sukabumi Hanya 50 Persen 

Sebarkan artikel ini
Diskumindag Kota Sukabumi
Kabid Koperasi Diskumindag Kota Sukabumi, Barli saat memberikan sambutan kepada anggota koperasi.

CIKOLE— Keberadaan koperasi  yang tercatat di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi (Diskumindag) nampaknya banyak yang tidak aktif. Dari 400 koperasi yang ada di Kota Sukabumi, sekitar 50 persen dinyatakan sudah tidak aktif lagi.

“Koperasi yang tidak aktif itu berjumlah sekitar 204, atau sekitar 50 persen dari jumlah 400 koperasi yang ada saat ini,”ujar Kabid Koperasi Diskumindag Kota Sukabumi, Barli.

Bank bjb Tandamata

Koperasi yang tercatat tidak aktif itu, kata Barli, tidak pernah melakukan laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT), berbeda dengan koperasi yang aktif.

Dimana mereka masih rutin setiap tahunya menggelar RAT, serta aktif menjalankan kegiatanya. “Aktifnya koperasi itu, selain masih berjalan kegiatanya, juga harus melakukan RAT setahun sekali,”ujarnya.

Sedangkan untuk koperasi yang tidak aktif, pihaknya tidak memiliki kekuasaan untuk membekukan atau membubarkannya.

Pasalnya, terkait hal itu berada di ranah Pemerintah Pusat. “Seharusnya, jika mereka sudah menyatakan tidak aktif, lebih baik membubarkan diri. Karena kami disini hanya melakukan pendampingan saja, “akunya.

Saat ini kata Barli, koperasi yang ada di Kota sukabumi bergerak di berbagai sektor. Tapi, yang lebih dominan mereka bergerak di koperasi simpan pinjam.

“Iya, koperasi simpan pinjam yang lebih mendominasi. Padahal banyak pilihan lain, seperti koperasi serba usaha, konsumen, dan koperasi produsen,”katanya.

Untuk itu, lanjut Barli, pihaknya siap membantu untuk mendampingi dan mengadvokasi terhadap koperasi yang tidak aktif.

“Kami akan mendampingi mereka untuk mencari tahu permasalahan yang membuat koperasi tersebut tidak aktif,”ujarnya.

Saat ini, Diskumindag terus melakukan pembinaan terhadap koperasi yang masih aktif, entah itu melalui kegiatan seminar, ataupun lainya.

Hal itu tentunya, salah satu upaya agar koperasi yang ada saaat ini terus bisa aktif dan maju berkembang.”Kita akan terus lakukan pembinaan terhadap koperasi, terutama yang masih aktif dan sehat,”pungkasnya. (bal)