CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya untuk menekan angka stunting. Salah satunya dengan menyasar para remaja putri yang nantinya akan menjadi calon ibu.
“Upaya penurunan stunting perlu dilakukan dari hulu hingga hilir,” ujar Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Fitri Hayati Fahmi.
Dirinya menjelaskan Khusus pencegahan dari aspek hulu, TP-PKK akan akan meyosialisasikan perihal stunting ini dengan menyasar remaja putri yang memasuki usia nikah.
“Kita, pemerintah memiliki program melalui nikah gratis dan akan melakukan penguatan saat isbat nikah,”ujarnya.
Pemahaman perihal resiko stunting terhadap calon istri pun akan dilakukan saat klas pranikah. Dalam klas tersebut mereka akan mendapat edukasi tentang berbagai hal termasuk, bagaimana carnya agar memiliki masa kehamilan yang bergizi, dan melahirkan anak tanpa tesiko stunting.
“Dalam klas tersebut kita akan hadirkan tim penyuluh dari unsur kesehatan pun diberi pembimbingan pendidikan keluarga,”kata nya.
Meskipun saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun TP-PKK Kota Sukabumi akan tetap menyosialisasikan tentang stunting terhadap para remaja putri melalui berbagai program.
“Kita akan turun ke tujuh kecamatan dan kami akan fokuskan ke mesjid-mesjid sekolah,”pungkasnya. (bal)






