SUKABUMI – Kepala Koordinator Wilayah IV Palabuhanratu Bidang Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Agus Nuryanto menyebut, sejumlah kendaraan pengangkut sampah yang biasa beroperasi sudah tidak layak pakai.
Pasalnya kerap kali mengalami kerusakan, sehingga hal itu menghambat dalam mengangkut sampah dari masyarakat ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah.
Agus menjelaskan, armada pengangkut sampah di Korwil Palabuhanratu ada 12 unit, antara lain 8 unit dump truk dan empat amrol atau kendaraan pengangkut kontainer sampah. Ditambah kendaraan pickup dua unit dan cator tiga unit.
“Kebetulan di Palabuhanratu ini ada dua mobil yang rusak dan sudah tidak layak beroperasi, armada tersebut untuk jalur Cimaja dan Palabuhanratu kota.
Terus ada lagi satu armada sedang diperbaiki dan itu menjadi kendala kurang maksimalnya pengangkutan sampah,” ujar Agus kepada Radar Sukabumi, Selasa (25/01/2022).
Menurutnya, untuk yang turun mesin kerusakan sudah lebih dari satu minggu. Ia mengaku sudah diusakan untuk mencari suku cadangnya, tetapi kebetulan di Sukabumi suku cadangnya sedang tidak ada dan harus mencari ke Jakarta.
“Untuk menggantikan armada yang rusak, kami mensiasati satu unit armada yang biasanya beroperasi di siang hari dikerahkan di malam hari untuk menarik sampah.
Mau tidak mau yang biasa kerja pagi di daerah tertentu harus bekerja malam hari, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah,” tegasnya.






