SUKABUMI – Cuaca ekstrem yang melanda Sukabumi tak hanya mengakibatkan bencana alam, tapi juga penyakit. Seperti halnya di wilayah Kecamatan Gunungguruh dan Kecamatan Cisaat di Kabupaten Sukabumi.
Banyak warga yang sengaja mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cibolang untuk menjalani pengobatan karena terserang berbagai macam penyakit.
Kasubag TU Puskesmas Cibolang Eti Hermawati kepada Radar Sukabumi mengatakan, jika melihat dari laporan data di Puskesmas Cibolang teruntuk atau terhitung sepanjang Oktober ini ada 10 besar kategori penyakit.
Namun, yang paling besar adalah penyakit berkategori hipertensi atau tekanan darah tinggi.
“Dari semua macam penyakit yang ngetren pada saat cuaca ekstrim saat ini, adalah hipertensi. Ini ada sekitar 129 warga yang datang berobat ke sini karena penyakit tersebut,” kata Eti kepada Radar Sukabumi pada Rabu (10/11).
Dari 10 besar penyakit yang kerap menyerang warga Kecamatan Gunungguruh dan Kecamatan Cisaat tersebut, sambung Eti, yakni 90 warga mengidap penyakit tulak lambung, nasofaringitis akuta 66 warga, influenza 59 warga, scabies 58 warga, karies gigi 47 warga, demam tifoid 46 warga, migran dan sindrom nyeri kepala 46 warga, myalgia 45 warga dan penyakit rematisme 38 warga. Adapun kategori hipertensi itu sendiri seperti migran dan sindrom nyeri kepala, myalgia dan rematisme.
“Dari ratusan warga yang terindikasi darah tinggi atau hipertensi tersebut mayoritas berusia lanjut usia. Iya, mulai dari kisaran usia 45 sampai 60 tahunan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rata-rata warga yang terkena penyakit hipertensi ini dikarenakan selain faktor usia juga karena pola hidup yang tidak sehat.
Untuk itu, ia menghimbau masyarakat untuk memeriksa kesehatan di Puskesmas atau pun di klik kesehatan lainnya. “Pemeriksaan secara berkala merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyakit,” paparnya.






