BANDUNG – Pengukuhan guru besar (Gubes) di UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung Rabu (25/11) lalu cukup spesial. Sebab ada 13 orang gubes yang dilantik sekaligus. Proses ini pun tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pengukuhan gubes terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani memberikan apresiasi kepada capaian UIN Bandung itu. Dia mengingatkan bahwa capaian sebagai gubes itu bukan hanya karena usaha keras dan ulet atau sekadar rajin belajar. Tetapi muaranya adalah kebijaksanaan. Untuk itu dia berpesan kepada para guru besar untuk selalu menjaga tindakan dan terus menjadi teladan.
Pejabat yang akrab disapa Dhani itu mengatakan para dosen yang baru dikukuhkan sebagai gubes jangan merasa puas dengan gelar keilmuan tertinggi itu.
’’Sehingga membuat berhenti belajar,’’ katanya. Dia menegaskan bahwa berhenti belajar merupakan kematian hakiki dari seorang guru besar.
Dia juga berharap capaian UIN Bandung itu diharapkan bisa jadi ledakan komunitas intelektual secara nasional. Sebab menjadi tanda bahwa proses pembangan SDM di UIN Bandung sudah berjalan sangat baik. Sehingga ke depan bisa ditiru oleh UIN, IAIN, STAIN, dan kampus lain di bawah naungan Kemenag.
Rektor UIN Bandung Mahmud mengatakan dikukuhkannya 13 orang gubes tersebut menjadi tonggak dalam memajukan UIN Bandung. Dia menegaskan para gubes itu tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan saja. Tetapi juga sektor lainnya.
Dia berharap para gubes di kampusnya memiliki kearifan yang luas. Sehingga dapat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan di masyarakat. Mahmud berpesan para gubes UIN Bandung untuk terus mengembangkan keilmuan.
Ke-13 Gubes UIN SGD Bandung yang dikukukan tersebut adalah Prof. M. Subandi yang merupakan Gubes Bidang Ilmu Budidaya Tanaman Perkebunan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Prof. Ulfiah (Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Konseling Fakultas Psikologi), Prof.Yadi Janwari (GubesBidang Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Syariah dan Hukum), Prof. Nana Herdiana Abdurrahman (Gubes Bidang Ilmu Manajemen Fakultas Syariah dan Hukum), Prof. Ah. Fathonih (Gubes Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum), Prof. Koko Komaruddin (Gubes Bidang Ilmu Tafsir Fakultas Syariah dan Hukum).
Selanjutnya ada Prof. Sahya (Gubes Bidang Ilmu Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Prof. Endah Ratnawaty Chotim (Gubes Bidang Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Prof. Badruzzaman M. Yunus (Gubes Bidang Ilmu Tafsir Fakultas ushuludin), Prof. Tedi Priatna (Gubes Bidang Ilmu Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), Prof. Jaja Jahari (Gubes Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), Prof. Ahmad Ali Nurdin (Gubes Bidang Ilmu Politik Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dan Prof. Fauzan Ali Rasyid (Gubes Bidang Ilmu Politik Hukum Islam Fakultas Syariah dan Hukum). (hil)




