SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Bencana kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah penduduk di Kampung Adat Babakan, Kedusunan Cengkuk, Desa Margalaksana, Kecamatan Cikakak pada bulan lalu, telah menyita perhatian serius dari semua kalangan. Bagaimana tidak, puluhan rumah yang hangus terbakar hingga nyaris rata dengan tanah itu, kini akan dibangun kembali dengan anggaran dari para donatur.
Kepala Dusun (Kadus) Cengkuk, Ruhyat mengatakan, saat ini proses pembangunan rumah untuk korban bencana kebakaran tersebut, masih dalam tapap menunggu material bangunan.
“Namun, kita saat ini sedang membangun musala dulu di sini dan sekarang sedang masuk dalam tahap pengerjaan,” kata Ruhyat kepada Radar Sukabumi melalui telepon selulernya, Jumat (13/11).
Lebih lanjut ia menjelaskan, di lokasi kebakaran tersebut direncanakan akan kembali dibangun rumah sebanyak 21 unit dengan konsep rumah tradisional.
“Nanti akan dibangun kembali rumah ada di kampung ini. Tetapi, untuk waktunya masih belum diketahui. Karena kita masuh menunggu material bangunannya dulu,” imbuhnya.
Sementara itu, Anggota Petugas Penanggulangan Kebencanaan Kecamatan (P2BK) Kecamatan Cikakak, Andri Firmansyah mengatakan, pembangunan 21 rumah bagi korban bencana kebakaran ini, akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
“Kalau anggarannya bersumber dari donatur. Sementara untuk pembangunan mushola itu anggarannya dari Baznas,” katanya.
Sebelum melakukan pembangunan rumah untuk korban bencana kebakaran ini, terlebih dahulu pemerintah setempat akan melakukan rapat untuk menghasilkan kesepakatan warga dan kasepuhan di kampung tersebut.
“Kalau untuk konsep bangunan rumah, rencananya pembangunan akan berkonsep tradisional. Ini berdasarkan kesepakatan bersama karena di sini masih warga kasepuhan adat,” pungkasnya. (Den/rs)






