SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini gelombang tinggi. Pemutakhiran data ini berlaku dari tanggal 2 Oktober 2020 pukul 07.00 WIB hingga 3 Oktober 2020 pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Nurmaya menyebutkan, berdasarkan pusat tekanan rendah (1007 hPa) di Laut Cina Selatan, terdapat sirkulasi udara di Samudera Hindia Barat Sumatera dan Samudra Pasifik utara Biak. Pola angin di wilayah Indonesia umumnya dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 5 – 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Pula Enggano, Perairan Bengkulu, Perairan Selatan Pulau Yos Sudarso, Laur Arafuru bagian Timur. Kondisi ini pun mengakibatkan gelombang tinggi di sekitar wilayah tersebut, salah satunya Perairan Sukabumi dan Cianjur. Disebutkan bahwa tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter di Sukabumi.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tulis prakirawan Nurmaya. (izo/rs)





