BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Siswa Kota Sukabumi yang Nongkrong di Malam Hari Bakal Dikarantina? HOAKS!

×

Siswa Kota Sukabumi yang Nongkrong di Malam Hari Bakal Dikarantina? HOAKS!

Sebarkan artikel ini
Belasan pemuda saat hendak diamankan Polsek Sukaraja, Polres Sukabumi. FOTO: DOK/RADAR SUKABUMI

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Publik Sukabumi digegerkan dengan beredarnya pesan berantai di media sosial dan aplikasi perpesanan tentang razia yang dikarenakan COVID-19. Hal ini pun menjadi perbincangan sekaligus pertanyaan, benar atau tidaknya kabar tersebut.

Inti dari pesan berantai tersebut adalah bagi warga Kota Sukabumi yang masih melakukan kegiatan di luar ruangan pada malam hari, maka akan terjaring razia. Selanjutnya yang bersangkutan akan dikarantina sesuai dengan protokol COVID-19.

Bank bjb Tandamata

Radarsukabumi.com melakukan penelusuran dan cek fakta kabar tersebut. Dilansir dari laman fanpage Diskominfo Kota Sukabumi, menegaskan bahwa informasi pada pesan berantai tersebut tidak benar alias hoaks.

“Dinas Satpol PP kota Sukabumi menyebutkan pesan tersebut Hoax. Pemerintah Kota Sukabumi tidak merilis Peraturan Wali Kota mengenai jam malam,” tulis Diskominfo dalam akun Facebook @Diskominfo Kota Sukabumi.

Adapun isi dari tulisan pesan berantai yang dimaksud sebagai berikut:

“Assalamualaikum wr wb. Bp ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya mulai nanti malam dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena bapak Wali kota bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa mobil GDS/Gerakan Disiplin Siswa. bagi yang terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina , wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, Razia masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter . Mohon untuk di share di Paguyuban hari ini juga. Terim a kasih. Wassalamu’alaikum wr. wb

Serempak se Jawabarat. Anak”dan lansia dilarang keluar sesdh jam7 malam,” demikian isi pesan berantai tersebut.

(izo/rs)