KABUPATEN SUKABUMI

Masyarakat Harus Tahu Jurus Pemdes Cibolang Antisipasi Musim Kemarau

×

Masyarakat Harus Tahu Jurus Pemdes Cibolang Antisipasi Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Dalam mengantisipasi kekeringan di musim kemarau, pemeritah Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh warganya, agar hemat dalam menggunakan air.

Imbauan tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mengantisipasi krisis air bersih di musim kemarau. Terlebih lagi, BMKG pada Agustus 2020 telah memprediksi akan mengalami puncak musim kemarau.

Bank bjb Tandamata

Kepala Desa Cibolang, Pepen Supendi mengatakan, baru-baru ini pemerintah Desa Gunungguruh telah mendapatkan surat edaran dari Bupati Sukabumi tentang antisipasi menghadapi musim kemarau 2020.

“Makanya masyarakat telah kami imbau dari sekarang agar bisa menghemat air. Sehingga ketika nanti menghadapi musim kemarau kita bisa meminimalisir kekurangan air,” kata Pepen kepada Radar Sukabumi, Senin (3/8).

Selain memberikan himbauan, pemerintah Desa Cibolang juga dari jauh-jauh hari sudah membuat resapan air sehingga ketika musim kemarau, masyarakat tidak terlalu sulit untuk mendapatkan air. Seperti di daerah yang rawan mengalami krisis air bersih, khususnya di lokasi tanah yang gundul.

“Makanya kami tanami pohon bambu dan pohon jenis lainnya yang dapat menjadi resapan air. Seperti di daerah Cipicung, Kedusunan Mangkalaya,” paparnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di musim kemarau, pihaknya juga akan koordinasi dengan PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, untuk menyuplai air bersih disaat musim kemarau panjang.

“Dari semua wilayah memang perlu ada yang mesti dibantu. Tetapi tidak semua wilayah di Desa Cibolang yang sulit untuk mendapatkan air. Seperti untuk di wilayah Pasir Badak, karena di lokasi kampung itu ada perumahan puncak manis yang memiliki sumber air artesis. Sehingga saat musim kemarau warga akan memanfaatkan air itu. Terlebih lagi, pada saat pembangunan perumahan itu, sudah ada perjanjian dengan warga. Salah satunya penyuplaian air dari sumur bor artesis,” bebernya.

Pihaknya menambahkan, dari semua kedusunan yang ada di wilayah Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh ini, hampir semuanya mengalami krisis air di saat kemarau panjang. Seperti di Kedusunan Mangkalaya, Kampung Cipicung, Kedusunan Pabuaran Kampung Perum dan di Kedusunan Legoknyenang, Kampung Legoknyenang dan Kampung Pasir Badak.

“Dari tiga Kedusunan ini, yang paling rentan mengalami krisis air bersih berada di Kedusunan Legoknyenang. Bahkan, pada musim hujan saja di wilayah sana airnya tidak maksimal. Karena lokasinya berada di dataran tinggi Sehingga mata arinya susah,” pungkasnya. (Den/rs)