KEBONPEDES — Peristiwa peledakan petasan kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, dua bangunan rumah yang diduga digunakan sebagai tempat pembuatan petasan di Kampung Lemburhuma, RT (2/12) Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, hancur, Rabu (18/3).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, dua bangunan rumah yang merupakan milik salah seorang warga berinisial AS (65) itu, meledak sekira pukul 16.00 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa, namun pemilik bangunan rumah yang terbuat dari anyaman bambu itu, mengalami kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, hanya saja Pak AS mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp5 juta,” jelas Camat Kebonpedes Ali Iskandar kepada Radar Sukabumi, Rabu (18/3).
Saat terjadi ledakan, sambung Ali, pihaknya langsung mengintruksikan sejumlah perangkatnya untuk meninjau lokasi kejadian bersama Polri dan TNI.
“Berdasarkan laporan petugas di lapangan, ledakan itu di duga akibat dari percikan api seorang anak yang sedang bermain petasan,” ujarnya.
Menurut mantan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnkertrans) Kabupaten Sukabumi ini, peristiwa tersebut di wilayah Kecamatan Kebonpedes, khususnya di kawasan Desa Bojongsawah itu, bukan pertama kalinya terjadi peristiwa ledakan petasan hingga menyebabkan bangunan rumah hancur.
“Saya sangat prihatin mengenai peristiwa ini. Untuk itu, kami berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi di kemudain hari ,” timpalnya.
Untuk itu, setelah terjadinya peristiwa terebut pemerintah Kecamatan Kebonpedes akan menjalin kerjasama dengan pemerintah Desa Bojongsawah, TNI, Polri dan dinas terkait lainnya untuk segera melakukan sosialisaai dan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian .
“Kami akan melakukan identifikasi untuk mencari solusi berbasis partisipasi,” pungkasnya. (den/d)






