Kota Sukabumi MembangunPemerintah Kota Sukabumi

Inovasi Pendidikan dengan Jambore Literasi

×

Inovasi Pendidikan dengan Jambore Literasi

Sebarkan artikel ini
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menerima selebaran SuGeMa JeLiTa dari pentas barongsai di Jambore Literasi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Rabu (20/11).

SUKABUMI – Guna mendorong minat baca bagi semua peserta didik mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK, Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Jambore Literasi 2019. Acara tersebut dipusatkan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi dengan dihadiri ribuan pelajar dan guru, Rabu (20/11).

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, Jambore Literasi Kota Sukabumi sudah memasuki tahun keempat. Tentunya itu semakin membuktikan Kota Sukabumi sebagai Kota Literasi.

Bank bjb Tandamata

“Kita ingin mengimplementasikan apa yang menjadi amanat Presiden Joko Widodo terkait percepatan pembangunan, tentunya harus didasari dengan inovasi di dunia pendidikan dan Jambore Literasi ini salah satu bentuk inovasi dari dunia pendidikan,” ucap Fahmi-sapaan akrab Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi.

Dalam kegiatan tersebut, walikota memberikan penghargaan kepada Tokoh Perpustakaan Sukabumi yaitu Udin Koswara. Udin yang juga Walikota Sukabumi periode 1993-1998 itu membangun perpustakaan dan diresmikan BJ Habibie.

”Inovasi pendidikan salah satunya melalui gerakan literasi,” tuturnya.

Fahmi menyebutkan, salah satu inovasi pendidikan yang berkaitan erat dengan jambore literasi,” ujarnya.

Pihaknya telah menyosialisasikan enam jenis literasi mulai dari sosialisasi budaya hingga literasi bahasa, sehingga pelajar di Kota Sukabumi mulai untuk terbiasa bukan hanya membaca biasa tetapi mereka membaca yang luar biasa.

“Tujuan kegiatan ini bukan seremonial, akan tetapi ingin bagaimana anak dan pelajar mereka mencintai membaca dalam kehidupan sehari-hari. Intinya literasi bagian dari inovasi pendidikan,” kata Fahmi.

Selama ini terang Fahmi, Sukabumi menggulirkan program literasi yakni Sukabumi Gemar Membaca (Sugema), Sahabat Gerakan Literasi atau Geulis, sekolah ramah anak di dalamnya literasi, dan Kotak Literasi Cerdas (Kolecer). Ke depan akan terus disosialisasikan literasi kepada warga di tempat umum.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu menambahkan, kegiatan Jambore literasi ke-4 yang dilaksanakan di Lapang Merdeka ini merupakan puncak acara literasi Kota Sukabumi. Sebelumnya, pihaknya telah menggelar berbagai lomba literasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi sejak Senin-Selasa (18-19/11), dengan melibatkan ratusan pelajar SD hingga SMP se Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah tahun ini kita melaksanakan jambore ke-4 di Kota Sukabumi, tempat bertemunya calon literasi yang akan kita pacu mereka untuk selalu berliterasi dalam rangka menumbuhkan minat terhadap literasi dan membaca dan juga ini sesuai amanat presiden bahwa Indonesia ini harus unggul,” ucapnya.

Ia menyebut, sejak digiatnya literasi pengunjung perpustaan terus meningkat.

Berdasartkan hasil data yang diperoleh jumlah kunjungan pada tahun 2014 jumlah kunjungan hanya mencapai 50-60 pengunjung. Sementara di 2019 jumlah per hari mencapai 300 orang baik itu pelajar maupun masyarakat umum. Pihaknya selalu melakukan evaluasi untuk indeks kepuasan masyarakat.

“Tahun depan insya Allah gedung perpustakaan akan dibangun lantai tiga. Supaya mereka nyaman dan mereka menjadikan perpustakaan menjadi rumah kedua,” pungkasnya. (wdy)