KOTA SUKABUMI

Seluruh Hidran Tidak Berfungsi

×

Seluruh Hidran Tidak Berfungsi

Sebarkan artikel ini

WARUDOYONG – Dari jumlah 34 hidran yang ada di Kota Sukabumi, ternyata yang aktif hanya satu titik yang terletak di Jalan Sudirman tepatnya depan Kantor Bank Mandiri. Padahal, keberadaan hidran itu untuk membantu penanganan bencana kebakaran.

Kepada Radar Sukabumi, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah mengungkapkan, tidak aktifnya hidran di Kota Sukabumi diakuinya cukup menyulitkan saat penanganan kebakaran, terutama ketika membutuhkan air.

“Jelas cukup menyulitkan, tapi mau gimana lagi. Dari 34 hidran yang ada, hanya satu yang aktif itupun karena diminta. Karena memang kamipun menyadari jika disedot oleh damkar apakah tidak mengganggu kepada pelanggan,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (11/10).

Informasi yang diterimanya dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bumi Dibawa Kota Sukabumi, tidak aktifnya hidran itu karena faktor debut air dan instalasi yang sudah tua sehingga mayoritas hidran tidak aktif.

“Debit airnya kurang, karena memang jika disedot oleh kami (pemadam kebakaran ) dikhawatirkan menggangu. Terus, jaringannya juga sudah tua sehingga tidak bisa disalurkan air,” ungkapnya.

Keluhan tersebut, lanjut Hendar, sudah disampaikannya melalui surat ke PDAM TBW Kota Sukabumi. Karena memang, pihaknya kini tengah memetakan dan membuat rencana tentang penanganan bencana kebakaran.

“Sudah kami sampaikan surat, dan juga telah melakukan pendataan.
Baiknya sih agar hidran, terutama di beberapa lokasi rawan dan padat karena penting,” ujarnya.

Selain itu, disetiap gedung milik pemrintah maupun swasta, tidak sedikit yang tidak memiliki hidran. Padahal, dalam Undang-Undnag Dasar nomor 28 tahun 2002 sudah jelas diharuskan, bahkan tekah diperkuat juga oleh Peraturan Daerah Kota Sukabumi nomor 9 tahun 2012.

“Selain hidran yang tersebar tidak aktif, tidak semua gedung juga memiliki hidran sehingga cukup menyulitkan ketika ada kejadian,” pungkasnya. (upi/d)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *