RADARSUKABUMI.com– Dalam rangka mendongkrak potensi pelaku ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Sukabumi Creative Hub (SCH) meluncurkan program Danakitri atau Sukabumi Creative Financing Forum.
Manager Program Sukabumi Creative Hub, Rendy Irlian Kamase mengatakan program ini digulirkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan para pelaku ekonomi kreatif sehingga harapannya memiliki sebuah program dan produksi karya yang terus berlanjut. “Dilihat dari filosofi bahasa, Kata Danakitri diambil dari bahasa sansakerta yang artinya adalah Kemasyhuran. Diharapkan para pelaku ekonomi kreatif menjadi masyhur dalam mengembangkan usahanya,” ujar Rendy Irlian Kamase atau yang akrab disapa Rio di sela-sela Sosialisasi Danakitri di salah satu hotel di Kota Sukabumi, kemarin (21/7).
Diterangkan dia, program Danakitri ini terdiri dari beberapa acara yang akan dilaksanakan dari Bulan Juli hingga Desember 2019. Rangkaian acara tersebut meliputi, Workshop atau Sosialisasi yang diselenggarakan pada 21 Juli 2019, Periode Submit Berkas 21 Juli sampai 15 Agustus 2019, Periode Kurasi Berkas 16 sampai 19 Agusturs 2019, Pengumuman Seleksi 20 Agustus 2019, Danakitri Awards 24 Agustus 2019, Periode Pelaksanaan Kegiatan 25 Agustus sampai 31 Desember 2019. “Untuk hari ini tahapan sosialisasi dan akan disampaikan aturan mainnya seperti apa, karena dari 16 subsektor itu berbeda-beda. Contohnya kalau kuliner apa saja yang bisa dibiayai, fasion, musik, dan lainnya apa saja yang bisa dibiayai kita jelaskan,” jelasnya.
Rio menambahkan, program Danakitri ini merupakan program pertama di Kota Sukabumi dengan bentuk stimulan bukan dana keseluruhan. Pihaknya tidak menginginkan pelaku ekonomi kreatif ketergantungan, karena dibiayai. “Danakitri ini merupakan hadiah, bukan pinjaman dan harus dikembalikan, tetapi yang dapat kita ada aturan ada lembaran yang harus ditandatangani bahwa dana ini bentuknya hadiah. Dana maksimal yang diajukan sekitar Rp 20 juta, namun kembali lagi ke hasil penilaiannya,” tambahnya. “Mudah-mudahan para pelaku kreatif di Kota Sukabumi menjadi lebih semangat dalam memproduksi suatu karya, demi memajukan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi,” tukasnya
Sementara itu, Sekretaris Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), M Arief Budiman memberikan apresiasi atas digulirkannya program Danakitri. “Program ini merupakan terobosan dalam pengembangan ekonomi kreatif dan berharap dapat menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lainnya di Indonesia,” singkatnya.
(upi/*/d)




