BERITA UTAMAinformasi sukabumi

Lebaran Usai, Tukang Jual Bubur Ayam di Sukabumi “Dikeroyok” Pembeli

×

Lebaran Usai, Tukang Jual Bubur Ayam di Sukabumi “Dikeroyok” Pembeli

Sebarkan artikel ini
Penjual bubur ayam (ilustrasi)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Ada pemandangan yang sangat menarik pada Jumat (7/6/2019) pagi hari ini. Yakni ketika lapak penjual bubur ayam dikerumuni oleh puluhan orang.

Hal yang biasa terjadi setiap hari ini menjadi luar biasa bukan tanpa sebab. Adalah kerinduan terhadap kuliner khas Sukabumi setelah sebulan penuh tidak dapat menikmatinya lantaran puasa.

bank BJB

“Iya nih, kangen makan bubur ayam. Karena kemarin puasa jadi gak ada yang jualan,” kata Laila (34), warga Lembursitu, Kota Sukabumi kepada Radarsukabumi.com, Jumat (7/6/2019).

Momentum ini pun tak disia-siakan Ijah (52) salah seorang penjual bubur ayam di Sukabumi. Sadar bahwa banyak orang yang mencari bubur Ayam, wanita kelahiran Cianjur yang telah berjualan bubur ayam selama bertahun-tahun ini menambah stok jualannya 50 persen dari biasanya.

“Saya banyakin nih jualannya, karena pasti banyak yang cari bubur ayam. Ya Alhamdulillah, banyak banget yang beli. Ada yang langganan, ada juga yang kebetulan lewat rombongan pakai mobil,” ungkap Ijah.

Hal yang sama juga diungkap oleh Ade. Dia mengaku terpaksa menunda libur lebarannya demi mengejar omzet.

“Kalau hari biasanya bisa sampai 100-an mangkok lah. Nah pas lebaran biasanya bisa sampai 150-an mangkok,” ujar Ade.

Ade menjual bubur ayamnya Rp 8.000 per porsi. Tapi itu belum paket lengkap.

“Kadang ada yang suka pakai karoket tambah Rp 1.000 per buah. Kalau pakai sate ati ampela Rp 2.000 tergantung selera,” pungkasnya.

(izo/rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *