Bahkan, ketika diwawancarai wartawan, Dede mengaku sudah mewanti-wanti seluruh kepala desa untuk tidak memasukkan unsur kampanye dalam Rakerda APDESI Jabar ini.
“Tidak, kami murni dari awal mewanti-wanti kepada rekan-rekan karena kami juga tidak mau terkena sanksi, cuma kebetulan karena acaranya di akhir tahun. Tapi, kalau acaranya lewat tanggal 28 (November), kami tidak akan dapat izin, jadi dimajukan,” tuturnya.
Dede menambahkan bahwa Rakerda APDESI Jabar tahun 2023 ini tidak hanya dilaksanakan di Kota Bandung, melainkan akan dilanjutkan ke Kabupaten Garut.
“Ini pembukaan, rakerdanya dilakukan di Garut selama dua hari. (Pertahanan) itu cuma tema, tapi banyak pembahasan di acara rakerdanya nanti, termasuk Undang-Undang Desa untuk meningkatkan PAD agar tidak ada lagi desa tertinggal di Jabar,” ucapnya.(*)






