Pesan DPRD untuk Pemkab Sukabumi Tahun 2021

  • Whatsapp
PARIPURNA: Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara bersama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami saat rapat paripurna. FOTO: DOK RADAR SUKABUMI

SUKABUMI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi pada tahun 2021 dipastikan lebih kecil dibanding tahun 2020. Meskipun demikian, DPRD Kabupaten Sukabumi meminta dengan anggaran tersebut Pemerintah Kabupaten Sukabumi bisa tetap maksimal dan konsen pada anggaran recovery Covid-19.
Seperti diketahui, Raperda APBD tahun anggaran 2021 telah disepakati oleh DPRD bersama pemerintah Kabupaten Sukabumi. Anggaran untuk kabupaten Sukabumi padai tahun 2021 ada perubahan yakni kisaran Rp 3,6 triliun. Angka itu turun dari anggaran 2020 yang angkanya Rp 4,3 triliun. Penyebab turunnya itu akibat PAD yang turun efek daripada pandemi Covid-19.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara mengatakan, meskipun APBD Kabupaten Sukabumi tahun depan mengalami penurunan, namun untuk program pembangunan dan penanggulangan Covid-19 harus dilaksanakan dengan maksimal.
“Program pembangunan yang sudah masuk dalam perencanaan, ini harus benar-benar tepat sasaran. Anggaran yag digunakan nanti harus dirasakan oleh masyarakat,” ujar Yudha Sukmagara kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.
Yang paling harus diperhatikan lagi, lanjut Yudha adalah kondisi ekonomi masyarakat saat dan setelah Covid-19 ini. Karena dengan adanya pandemi Covid-19 ini, perekonomian masyarakat sangat terdampak. “Ini yang kami tekankan juga. Usaha-usaha masyarakat, baik IKM maupun UMKM kedepan harus ada kemajuan,” imbuhnya.
Selanjutnya, Yudha pun mengingatkan bahwa tahun 2021 ini merupakan tahun terakhir untuk menjawab visi-misi pemerintahan Marwan Hamami – Adjo Sardjono. Karena menurutnya, tahun terakhir kepemimpinan pasangan ini yang tertuang dalam RPJMD-nya itu adalah Religius dan Mandiri, dan juga untuk infrastruktur lebih baik.
“Pemerintah daerah harus betul-betul bisa menyerap anggaran ini secara baik dan bisa menjawab visi misi pemerintahan Marwan-Adjo di tahun terakhir, karena ini adalah visi misi terakhirnya untuk Karena memang dulu itu visi misinya di tahun terakhir RPJMD-nya adalah itu,” jelasnya. (ren/adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *