Pilkada Kota Sukabumi 2024, Muraz-Andri Resmi Maju

Bacalon Walikota Sukabumi Mohamad Muraz
Bacalon Walikota Sukabumi Mohamad Muraz saat konferensi pers di Sono Kopi, Jalan Kenari, Kota Sukabumi, Minggu, (24/06).

SUKABUMI – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi, Mohamad Muraz akhirnya buka suara terkait koalisi dengan Partai Golkar di perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Bahkan dalam waktu dekat ini akan segera deklarasi

Seperti diketahui sebelumnya, tersebar surat koalisi antara Partai Demokrat dengan Partai Golkar yang mengusung Mohamad Muraz dan Andri Setiawan Hamami sebagai pasangan bacalon Walikota – Wakil Walikota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Surat koalisi yang ditandatangani langsung Ketua DPD Partai Golkar, Widagdo dan Ketua DPC Demokrat Kota Sukabumi bermaterai ini terbit pada 19 Juni lalu.

Ketua DPC Partai Demokrat, Mohamad Muraz mengaku awalnya ingin pensiun dan istirahat dari kancah perpolitikan. Namun, ternyata banyak pihak dari berbagai elemen termasuk tokoh tokoh masyarakat mendorong dirinya agar maju kembali di Pilkada 2024.

“Awalnya mau pensiun atau istirahat, tetapi barang kali takdir Allah SWT ternyata belum memberi kesempatan saya untuk pensiun. Dari berbagai kalangan, rekan rekan Partai Demokrat dan tokoh masyarakat mengajak saya agar terjun kembali di Pilkada 2024,” ujar Mohamad Muraz saat kopi morning di Sono Kopi Jalan Kenari, pada Minggu (23/06).

Pria yang masih menjabat sebagai anggota DPR RI ini mengaku, prosesnya pun hanya tiga minggu dengan didukung Partai Golkar dan mendorong Andri Setiawan Hamami sebagai wakilnya maka terjadi koalisi.

“Prosesnya 3 minggu, barangkali takdir Allah maka “bismilah tawakaltul allah”. Dengan pak Andri didukung Parpop Golkar sepakat maju di Pilkada 2024 dan memang rapat terakhir, seminggu yang lalu di Bandung yang daftar ke Partai Demokrat baru satu pal Ayep Zaki, walaupun belum ketemu dengan saya, saya persilahkan untuk diberikan surat tugas,” ucap Mohamad Muraz.

Di sisi lain, sambung Mohamad Muraz DPP Partai Demokrat, tetap menjadikan dirinya itu sebagai kandidat bacalon Walikota hingga akhirnya ada keputusan 19 Juni Demokrat dan Partai Golkar sepakat ikut dalam Pilkada Kota Sukabumi berpasangan dengan Andri Setiawan Hamami.

“Sekarang sudah clear, sudah ditandatangani oleh Ketua Parpol dan besok diajukan ke DPP masing masing parpol, setelah itu baru kami secepatnya deklarasi,” paparnya.

Menurutnya, sementara ini baru dua parpol koalisi, tetapi tidak menutup kemungkinan partai lain ikut bergabung meskipun sudah ada partai yang menyatakan koalisi. Sebab, ia menegaskan politik fleksibel dan dinamis.

“Koalisi sementara yang jelas dua parpol dulu, karena partai lain sudah ada koalisi tapi politik dinamis dan fleksibel. Mudah mudah jadi pemicu yang lain ikut bergabung. Mohon doa dan dukungannya dan semoga diberikan kemudahan dalam memenangkan Pilkada 2024 ini,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *