Menurut Tendy dengan adanya perhatian dan penekanan dari pihak pemerintah tentunya akan berdampak kepada pengurangan pengganguran masyarakat Kota Sukabumi. “Orang tua yang sudah menyekolahkannya dengan biaya yang cukup besar tidak akan sia-sia lantaran sudah ada kepastian untuk bekerja di rumah sakit yang ada di Kota Sukabumi,” jelasnya.
Untuk perekrutannya sendiri, kata Tendy tentunya harus mengikuti mekanisme secara profesional. Artinya para lulusan Stikes Kota Sukabumi mengikuti tes sesuai dengan kriteria pihak rumah sakit. “Ya kalau kriteria sih kita serahkan ke pihak rumah sakit, tapi harus menjadi prioritas,” ungkapnya.
Saat ini para lulusan keperawatan dan kebidanan ini setiap tahunnya tentu sangat banyak, akan tetapi dengan adanya program pasangan Mulia ini setidaknya bisa menginventalisir permasalahan para lulusan Stikes. “Kalau misalkan setiap tahunnya itu ada lulusan, tentunya harus ada lowongan pekerjaan. Nah kita ciptakan lowongan pekerjaan itu untuk masyarakat,” pungkasnya. (bal)

