Iman: Penentuan Wakil Wali Kota Sukabumi, Kami Percayakan ke PKS

Achmad-Fahmi

SUKABUMI – Dinamikan politik jelan Pilkada Kota Sukabumi November 2024 mendatang masih dinamis. Baik partai politik maupun bakal calon kepala daerah, masih melakukan penjajakan guna menentukan sikap politik guna memenangkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Pun begitu dengan DPC PKB Kota Sukabumi. Saat ini, partai besutan Muhaimin Iskandar ini terus mematangkan dan memperkuat jalinan koalisi yang sudah dibentuk jauh hari.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, kami masih berkomitmen akan kerjasama koalisi yang sudah dilakukan dengan PKS dan itu akan kami jaga serta kami rawat,” ujar Ketua Desk Pilkada PKB Kota Sukabumi, Hikmat Nuristawan atau yang akrab disapa Kang Sogong melalui Sekretaris Desk Pilkada, Imam Dermawan kepada Radar Sukabumi.

Tidak hanya soal kerjasama koalisi, PKB juga sejauh ini masih menyerahkan penentuan pendamping Achmad Fahmi yang sudah terlebih dulu mendapat mandat dari PKS untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota Sukabumi.

Meskipun memang, PKB tak menampik sudah mempersiapkan nama-nama yang bisa menjadi pilihan untuk pendamping Fahmi.

“Sebelumnya kami sudah melakukan penjaringan dan muncul enam orang yang mendaftar. Semuanya sudah melakukan UKK (Uji Kelayakan dan kepatuhan) di DPP PKB. Termasuk juga yang saat ini santer yakni Miftahul Jannah,” beber Iman.

Koalisi PKB dan PKS Kota SukabumiTapi kembali lagi, untuk penentuan siapa pendamping Achmad Fahmi, PKB akan menyerahkan kepada PKS. Kerana bagaimanapun, PKS dengan raihan delapan kursi di DPRD Kota Sukabumi sudah bisa mengusung satu paket pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.

“Jadi sebagai partai yang hanya memiliki dua kursi, kami sadar diri. Tapi kalau memang ada bacalon dari PKB yang dilirik, tentu kami sangat senang,” tambahnya.

Iman memastikan, koalisi yang sudah dibangun dengan PKS sampai saat ini masih solid. Baik PKS maupun PKB masih menggodok siapa calon Wakil Walikota yang akan mendampingi Fahmi.

“Baik PKB maupun PKS saat ini sedang melakukan survei. Kita lihat saja nanti kedepannya siapa yang terpilih (mendampingi Fahmi). PKB sejauh ini menyerahkan seluruhnya penentuan itu ke PKS,” tutupnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *