Jelang Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, Hubungan Marwan-Iyos Harmonis

Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri.

SUKABUMI – Bakal calon (Bacalon) Bupati Sukabumi pada pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024, sekaligus Wakil Bupati Iyos Somantri mengaku hubungan dirinya dengan Bupati Sukabumi Marwan Hamami masih harmonis dan selaras dengan visi misi awal yang telah dibangun bersama.

Iyos menegaskan, meskipun di momentum perhelatan Pilkada 2024, dirinya berpegang teguh pada prinsip awal bersama Marwan Hamami. Ia mengaku dapat membedakan antara urusan politik dengan pemerintah, bahkan saat ini dirinya masih fokus dalam menjalankan tugasnya.

Bacaan Lainnya

“Saya selalu membedakan mana urusan pemerintahan dan mana urusan politik. Saya sebagai Wakil Bupati Sukabumi merupakan bagian yang tidak akan pernah terpisahkan dari pemerintah ini. Artinya Bupati dan Wakil Bupati ini tidak boleh dipisahkan, tidak boleh dikonotomikan harus satu,” ujar Iyos belum lama ini kepada radar Sukabumi.

Lanjut pria yang telah mengabdikan dirinya selama 38 tahun di Kabupaten Sukabumi ini menyatakan, visi dengan Bupati itu sama dan tidak terpisahkan. “Tentu visinya pun sama, menciptakan Sukabumi yang religius, maju, inovatif, visi Marwan Iyos pada saat Pilkada,” paparnya.

Maka ketika sudah menang Pilkada tahun lalu, harus terus berbarengan tidak boleh ada sesuatu yang diinginkan. “Makanya kami selalu komunikasi, baik lewat telpon maupun WA atau komunikasi ketemu ngobrol. Adapun urusan politik dipisah,” imbuhnya.

Disinggung mengenai, progres dirinya dalam perhelatan politik 5 tahunan ini. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik. Adapun komunikasi antar bakal calon itu tergantung koalisi.

“Alhamdulillah, semua prosesnya sudah kita tempuh, termasuk komunikasi antar parpol. Kalau komunikasi antar bacalon itu yang menentukan partai koalisi. Jadi di koalisi kita seperti apa, dengan siapa koalisinya, lalu menentukan siapa yang menjadi wakilnya.

Yang paling penting kan nanti ada survei pasangan,” pungkasnya. (ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *