Perbincangan itu ditutup dengan permintaan Dedi kepada warga dan aparat desa setempat untuk membantu merobohkan rumah Otim dan Dude. Sebagai gantinya, Dedi yang memang dikenal dermawan dan cepat tanggap terhadap keluhan itu memberikan bantuan pembangunan rumah baru. “Ayo Bapak-bapak, kita bantu Pak Otim. Kita robohkan dulu rumahnya ini,” kata Dedi.
Dedi menilai, masalah yang tengah didera oleh keluarga tersebut merupakan masalah klasik di Jawa Barat. Dia melakukan analisa bahwa Program Keluarga Berencana dan Program Pembangunan Rutilahu harus terus diefektifkan.
“Ini masalah sosial yang harus segera diselesaikan karena sudah menjadi masalah klasik di Jawa Barat. Kondisi keluarga kurang mampu, belum lagi anak banyak. Program Keluarga Berencana dan Program Pembangunan Rutilahu kita efektifkan lagi,” pungkasnya. (bon)



