Mekanisme ini merujuk pada Peraturan Organisasi (PO) Nomor 16 Tahun 2025 tentang formatur. Hasil kerja formatur nantinya akan direkomendasikan melalui DPW untuk kemudian ditetapkan oleh DPP PPP. “Keputusan akhir tetap berada di DPP. Formatur hanya menyusun dan merekomendasikan komposisi kepengurusan,” katanya.
Lebih lanjut, Tubagus menyebut Muscab memiliki tiga agenda utama: evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, perumusan program kerja lima tahun ke depan, serta pembentukan formatur.
Sebagai panitia, ia mengimbau seluruh kader dan pihak terkait untuk menahan diri serta tidak menyampaikan pernyataan yang belum jelas kebenarannya. “Kami harap semua pihak bersabar. Jika ada hal yang belum dipahami, silakan konfirmasi kepada panitia. Muscab ini sudah berjalan sesuai mekanisme dan saat ini prosesnya masih berlanjut,” pungkasnya.(ris/d)






