KPU Kabsi Mulai Seleksi Calon Relawan Demokrasi

  • Whatsapp
WAWANCARA: Komisiner KPU Kabupaten Sukabumi pada saat melakukan wawancara kepada sejumlah calon relawan demokrasi (relasi) kemarin (16/1)

SUKABUMI– Sebanyak 84 orang calon relawan demokrasi (relasi) Pemilihan Umum (pemilu) 2019 mulai diseleksi di KPU Kabupaten Sukabumi, kemarin (16/1). Pembentukan relawan demokrasi merupakan tindak lanjut dari surat KPU RI Nomor 32/PP.08-SD/06/KPU/I/2019 tentang Pembentukan Relawan Demokrasi Pemilu Serentak 2019. Para relawan sudah lolos akan diberi honor Rp750 ribu setiap bulan. Jika ditugaskan selama tiga bulan, relawan bisa mendapat honor Rp 2.250.000.

“Untuk saat ini kami sedang melakukan seleksi pembentukan relawan demokrasi dengan 11 Segmen, “jelas Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman kepada koran ini kemarin (16/1). Para relawan akan ditugaskan pada 10 segmen. Yakni pemilih pemula, pemuda, disabilitas, keluarga, marginal, keagamaan, pemilih berkebutuhan khusus, netizen, pemilih perempuan, dan komunitas.

Bacaan Lainnya

Dari 84 orang yang dilakukan wawancara untuk para calon relawan demokrasi nantinya yang diambil hanya 55 orang saja. “Yang lulus nanti kami akan umumkan, hari ini masih melakukan seleksi dalam bentuk wawancara, “tukasnya. Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa perekrutan relawan demokrasi ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) pada 17 April mendatang.

Sejauh ini, para pendaftar datang dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, tokoh masyarakat, anggota klub, dan sebagainya. Ada beberapa tahapan dalam penentuan rekrutmen relawan demokrasi. Mulai dari tahap pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara hingga penetapan relawan demokrasi.”Tidak ada batasan usia, kecuali untuk relawan basis pemilih pemula maksimal usia 25 tahun.

Untuk segmen lainnya tidak ada batasan,”terangnya.  Sementara untuk tugasnya adalah membantu KPU dalam rangka melakukan sosialisasi. Tujuannya, meningkatkan partisipasi pemilih. Relawan juga bertugas mengajak para pemilik hak pilih untuk bersama-sama memberikan suaranya. “Yang akan diterima itu menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga yang akan ditempatkan untuk bertugas pada segmen-segmen ini,”jelasnya.

Nantinya, para relawan ini akan bertugas selama tiga bulan. Dari Februari hingga April 2019. Setiap bulan kinerja para relawan akan dievaluasi oleh KPU. Jika kinerjanya baik, akan dipertahankan menjadi relawan. Jika tidak, tidak akan diperpanjang masa kerjanya. “Ada potensi untuk tidak memakai relawan yang bersangkutan lagi kalau tidak sesuai dengan yang diharapkan,”terangnya.
Diketahui, KPU perlu mengucurkan dana sebesar Rp 41.250.000 untuk 55 relawan setiap bulannya.

 

(hnd)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *