“Banyak yang mau pemilihan kepala daerah, masih pede sehari menjelangnya. Tidak percaya pada hasil riset, tidak percaya pada analis penelitian, tidak bisa melangkah,” ucapnya.
Dedi menegaskan bahwa selama masyarakat masih percaya dengan perdukunan dan ramalan, maka tak akan mencapai kemajuan.
“Bangsa yang maju adalah bangsa yang rasional, bangsa yang akademis, bangsa yang percaya pada hal-hal yang bersifat klenik tidak ada pernah kemajuan,” pungkasnya. (*)






