Puluhan Pelajar Ikuti Pesantren 40 di MAH

  • Whatsapp
Sejumlah santri MAH saat melakukan kegiatan mengaji di taman yang tidak jauh dari lokasi Majelis Asmaul Husna di Komplek Gading Regency Kecamatan Gunungpuyuh.

SUKABUMI — Memanfaatkan waktu senggang akibat pembelajaran di rumah, puluhan pelajar yang berada di Komplek Gading Regency Kecamatan Gunungpuyuh, mengikuti kegiatan pesantren 40 hari di Majelis Asmaul Husna (MAH).

Di Pesantren pimpinan Ustadz Andriansyah Bunyamin ini, para pelajar mengikuti berbagai metode pembelajar yang terfokus pada pengamalam Al-quran.

Bacaan Lainnya

Di mana, mereka wajib menguasai ilmu tahsin atau cara melafadz kan bacaan Al-quran yang tartil, tahfidz atau mengahafal isi al-quran dan tarbiyah atau pendidikan dalam mengamalkan Al-quran.

“Ketika metode ini menjadi brand di Asmaul Husna, sehingga dalam 40 hari ini, anak-anak akan didik untuk bisa mengusai semuanya,” terang Ustadz Andriansyah Bunyamin kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Diakui dia, kegiatan yang sudah berlangsung hampir satu pekan lebih ini memiliki tujuan tertentu. Di mana, dengan banyak kegiatan yang hampir dilakukan selama 1×24 jam itu, diharapkan dapat mengubah prilaku anak menjadi lebih baik.

“Kita berharap, anak-anak tidak kecanduan untuk bermain gadget dan menonton film-film yang kurang bermanfaat. Dan alhasil, dari laporan orang tua murid, selama mengikuti kegiatan ini, anak-anak sudah jarang memegang gadget, bahkan hampir tidak memegangnya,” aku dia.

Andriyansyah menambahkan, sebab pesantren MAH ini memberikan aturan yang sangat ketat kepada peserta didiknya. Di mana, para peserta didik dilatih kedisiplinan untuk tepat waktu.

“Setengah 3 dini hari mereka harus mengikuti kegiatan qiyamu lail atau salat malam dengan bacaan satu juz permalam dan diteruskan dengan salat subuh berjamaah. Tidak hanya itu, anak-anak diberikan materi hafala Al-quran dan kegiatan lainnya,” tambah dia.

“Jika yang melanggar ada sanksinya, kalau yang telat dipaksa pulang kembali atau diberikan beban hafalan Al-quran,” sambungnya.

Ia berharap dengan kegiatan ini, anak-anak khususnya di lingkungan Komplek Gading Regency Kecamatan Gunungpuyuh bisa menjadi probadi yang soleh, serta menjadi para pemuda yang cinta Al-quran karena membiasakan hidup dengan Al-quran.

“Perlu diketahui, dalam segi semua kegiatan kita lakukan sesuai protokol kesehatan anjuran pemerintah,” pungkasnya. (why)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *