“Melihat antusiasme tahun ini, kami berharap omzetnya bisa jauh lebih besar lagi. Ini bukan hanya sekedar ajang jual beli, tetapi juga menjadi pelajaran berharga bagi siswa dalam memahami dunia bisnis,” tambahnya.
Lebih dari sekadar praktik wirausaha, Pasar Rasa Mandasi juga bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah lulus. Andrian menekankan pentingnya menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini, mengingat Indonesia masih menempati peringkat pertama di Asia Tenggara dalam jumlah pengangguran.
“Harapannya, setelah lulus dari MAN 2 Kota Sukabumi, mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri. Dengan pengalaman yang mereka dapatkan dari Pasar Rasa Mandasi, mereka bisa mengembangkan bisnis kecil-kecilan atau bahkan merintis usaha sendiri,” pungkasnya. (wdy/d)




