Berdasarkan acuan seleksi tahun sebelumnya, calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 15 hingga 29 juz akan diberikan apresiasi setara dengan prestasi olimpiade tingkat nasional.
Sementara, peserta yang menghafal 30 juz akan diapresiasi setara dengan prestasi olimpiade tingkat internasional.
Untuk mendaftar melalui jalur ini, calon mahasiswa harus mengikuti prosedur penerimaan yang berlaku di IPB, termasuk mengunggah sertifikat hafalan Al-Qur’an yang dimiliki.
4. Universitas Airlangga (UNAIR)
UNAIR membuka pendaftaran mahasiswa jalur tahfidz bagi yang menghafal Al-Quran minimal 5 juz. Jika mahasiswa baru tersebut telah memenuhi syarat dan dinyatakan lolos seleksi, maka akan dapat beasiswa pendidikan dan bebas biaya UKT tiap satu semester penuh.
Jalur ini merupakan bagian dari upaya UNAIR untuk mengapresiasi prestasi akademik sekaligus kemampuan keagamaan yang dimiliki calon mahasiswa. Pendaftaran jalur ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi kriteria tersebut dan dapat memilih program studi yang diinginkan.
5. Universitas Islam Negeri (UIN)
Universitas Islam Negeri (UIN) di berbagai daerah di Indonesia membuka jalur tahfidz Al-Quran dalam seleksi mandiri penerimaan mahasiswa baru tahun 2025.
Jalur ini terbuka bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan minimal sejumlah juz tertentu, tergantung pada kebijakan masing-masing kampus UIN yang diminati peserta.
Salah satunya seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki ketentuan hafalan minimal 10 Juz, sedangkan UIN Jambi minimal 20 Juz.
Secara umum, bagi peserta yang lulus seleksi mandiri melalui jalur tahfiz hanya perlu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sudah ditentukan, tanpa ada biaya tambahan lainnya.
6. Institut Teknologi Sepuluh (ITS)
Salah satu kampus negeri yang berada di Surabaya, ITS tersedia seleksi mandiri jalur tahfiz bagi para siswa lulusan SMA atau sederajat yang hafal ayat-ayat Al-Quran.
Para peserta dapat memilih program studi apapun melalui jalur seleksi ini, seperti jurusan teknik, sains, dan humaniora.
Jalur ini termasuk skema seleksi mandiri, sehingga selain melampirkan sertifikat hafalan Al-Quran, para peserta juga akan diuji berdasarkan nilai rapor selama bersekolah.
Setelah dinyatakan lulus seleksi ini, para peserta hanya perlu membayar biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan tidak dikenakan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI).(*)






